Tiga oknum personel Polres Kepulauan Anambas terindikasi menyalahgunakan narkotika setelah hasil tes urine yang dilakukan secara mendadak menunjukkan hasil positif. Ketiga personel tersebut kini menjalani pemeriksaan internal.
Kapolres Kepulauan Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, temuan itu merupakan hasil tes urine rutin yang dilakukan secara berkala dengan metode inspeksi mendadak (sidak), bukan hasil penggerebekan.
"Betul. Komitmen kami untuk memberantas narkoba," kata AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka saat dikonfirmasi, Kamis (6/8/2026).
Ia menjelaskan tes urine terhadap personel dilakukan secara berkala dan waktu pelaksanaannya tidak ditentukan agar hasil pemeriksaan lebih objektif.
"Betul, kita laksanakan tes urine secara berkala dan waktunya tidak ditentukan, jadi kita sidak. Kita sudah ingatkan terus dan terus," ujarnya.
Meski telah berulang kali diingatkan, Kapolres menyebut masih ada personel yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika. Karena itu, pihaknya memastikan akan menindak tegas para anggota yang terbukti melanggar.
"Namun masih ada yang melakukan, jadi kita proses dengan tegas," tegasnya.
Terkait proses hukum terhadap tiga personel tersebut, I Gusti Ngurah mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman untuk menentukan langkah pidana. Sementara itu, proses pelanggaran kode etik dipastikan akan tetap berjalan.
"Kita masih dalami ya. Etik sudah pasti," ujarnya.
Simak Video "Video: Oknum Polisi di Jambi Bunuh Dosen Wanita, Diduga Karena Asmara"
(dhm/dhm)