Keluarga Bantah Istri Eks Polisi Bunuh Diri Datang Minta Rujuk: Dijemput Mertuanya

Keluarga Bantah Istri Eks Polisi Bunuh Diri Datang Minta Rujuk: Dijemput Mertuanya

Finta Rahyuni - detikSumut
Rabu, 05 Agu 2026 19:21 WIB
Ibu mantan istri polisi di Medan yang diduga bunuh diri saat menangis histeris di depan jasad korban
Ibu mantan istri polisi di Medan yang diduga bunuh diri saat menangis histeris di depan jasad korban (Foto: Finta Rahyuni/detikSumut)
Medan -

Pihak keluarga dari L (30), wanita yang diduga bunuh diri menggunakan senjata api mantan suaminya, Brigadir I, membantah bahwa kedatangan L ke rumah I karena minta rujuk. Namun, L dijemput oleh ibu I untuk rujuk.

"Anak saya ini pulang dijemput sama ibu mertuanya. Itulah yang saya dengar. (Tujuannya) untuk disatukan kembali, untuk rujuk. Bukan anakku yang datang sendiri untuk minta rujuk. Orang tuanya yang jemput," kata ayah korban, Sanalui Gowasa (56) saat diwawancarai di rumah duka di Medan, Rabu (5/8/2026).

Sanalui mengatakan anaknya dan Brigadir I tidak bercerai, melainkan hanya berpisah rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Orang ini (korban dan Brigadir I) secara hukum dan secara organisasi Polri, dan dari pemerintahan nggak ada cerai sampai sekarang. Cuman pisah ranjang. Itu sepengetahuan saya," jelasnya.

Adik korban, Ica (29) juga tidak mengetahui pasti apakah kakaknya dan Brigadir I telah bercerai atau tidak. Sebab, pihak keluarga tidak mendapatkan informasi soal hal itu.

ADVERTISEMENT

Namun, memang belakangan, korban tinggal bersama salah seorang anaknya di Jakarta. Sementara satu anaknya lagi bersama dengan Brigadir I.

"Kalau cerai saya kurang tahu, karena pas cerai pun kami tidak ada dikonfirmasi," ujarnya.

Ica mengatakan kakaknya ke Medan sekira 2 bulan lalu, usai dijemput oleh ibu dari Brigadir I. Rencananya, L dan Brigadir I hendak dipersatukan lagi.

"Iya, niatnya mau rujuk," kata Ica.

Ica menyebut Brigadir I memang sempat menghubunginya untuk menyampaikan rencana rujuk antara korban dan I. Saat itu, Brigadir I meminta dukungan Ica soal rencana tersebut.

Salah satu alasannya, kata Ica, karena memikirkan anak mereka. Sepengetahuan Ica, rencana rujuk itu pun telah disampaikan ke pihak gereja.

"Lagi proses rujuk dan di gereja sudah dinyatakan bahwa mereka mau diberkati kembali," kata Ica.

Ica mengaku belum lama ini berkomunikasi dengan korban l, yakni setelah korban berada di Medan. Saat berkomunikasi itu, korban sempat curhat karena anaknya mengadukan soal Brigadir I yang bertemu dengan wanita lain. Setelah menikah, korban juga mengaku pernah bercerita le Ica karena mendapatkan kekerasan dari Brigadir I.

"Nggak ada (dapat kekerasan setelah pulang ke Medan) Tapi dulu-dulu sebelum rujuk, memang sering dulu bilang dia mengalami kekerasan," pungkasnya.



(fnr/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads