Seorang pria lanjut usia berinisial P (70) meninggal dunia saat berada di sebuah penginapan di kawasan Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, bersama seorang perempuan yang dikenalnya. Polisi menduga korban meninggal akibat kondisi kesehatannya yang sudah menurun.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika perempuan berinisial SA (40), warga Imogiri, datang ke penginapan pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. SA kemudian menunggu kedatangan korban di depan lokasi.
"Sekitar pukul 10.00 WIB, korban datang ke lokasi dan bersama saksi menyewa kamar di penginapan itu," tutur Rita dilansir detikJogja, Minggu (2/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah menyewa kamar, keduanya masuk ke dalam ruangan. Namun, tak lama kemudian korban mendadak mengalami kondisi darurat.
"Saat sedang berinteraksi di dalam kamar, tiba-tiba korban langsung tengkurap dan mengalami kejang-kejang," ujar Rita.
Melihat korban kejang, SA panik dan segera keluar kamar untuk meminta pertolongan. Ia kemudian meminta saksi ADS (26) memeriksa kondisi korban. ADS selanjutnya mengajak seorang warga berinisial ASJ (51) untuk memastikan keadaan korban.
"Karena saat dicek, korban terlihat terbaring terlentang dan tidak memberikan reaksi apa pun," kata Rita.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kretek. Polisi bersama petugas medis yang tiba di lokasi langsung melakukan pemeriksaan terhadap korban.
Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Dari pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain itu tidak ditemukan adanya luka maupun lebam pada seluruh bagian tubuh jenazah," kata Rita.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada keluarga.
Kapolsek Kretek AKP Joko Mulyono mengatakan korban dan SA belum sempat melakukan hubungan intim saat kejadian berlangsung.
"Belum berhubungan, masih pakaian lengkap," ucapnya.
Joko juga memastikan tidak ditemukan indikasi penggunaan obat-obatan maupun unsur penganiayaan. Dugaan sementara, korban meninggal akibat gangguan pada jantung.
"Tidak ada obat, tidak ada unsur penganiayaan, kemungkinan gagal jantung," katanya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kretek Ipda Kismanto mengungkapkan kondisi fisik korban memang sudah lemah. Bahkan, sebelum kejadian korban diketahui sempat mengalami kecelakaan sehingga kesulitan berjalan.
"Memang kondisi fisiknya sudah lemah, jalannya sudah sempoyongan juga," ujarnya.
Menurut Kismanto, SA merupakan kenalan korban dan keduanya diketahui sudah beberapa kali bertemu sebelumnya.
"Kenalannya, karena dari keterangan keduanya tidak hanya sekali ketemu," ucapnya.
