Penemuan Mayat Pria Membusuk di Kampar, Ternyata ODGJ yang Dilaporkan Hilang

Riau

Penemuan Mayat Pria Membusuk di Kampar, Ternyata ODGJ yang Dilaporkan Hilang

Raja Adil Siregar - detikSumut
Sabtu, 06 Jun 2026 17:02 WIB
Ilustrasi
Foto: Dok.Detikcom
Kampar -

Sosok mayat pria yang ditemukan membusuk di pinggir jalan membuat geger warga Tapung Hulu, Kampar. Mayat pria itu ternyata adalah orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) yang dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.

Korban teridientifikasi bernama Surya Sumanta setelah Polsek Tapung Hulu turun menangani kasus penemuan mayat yang awalnya tidak dikenal. Mayat ditemukan di tepi jalan raya Petapahan-Ujung Batu KM 80 Desa Kasikan, Jumat (5/6) petang kemarin.

Kapolsek Tapung Hulu Iptu Riko Rizki Masri menyebut pihaknya turun ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Tim Polsek juga meminta bantuan Tim Identifikasi dari Polres Kampar untuk proses identidikasi di lokasi penemuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah memastikan kondisi di lokasi, kami segera memanggil Tim Identifikasi Polres Kampar. Ini dalam upaya proses identifikasi karena kondisi mayat yang membutuhkan penanganan khusus," kata Iptu Riko Masri, Sabtu (6/6/2026).

Tak hanya itu saja, saat ditemukan kondisi korban telah membusuk. Korban masih memakai baju batik lengan panjang, celana pendek biru dan rubuh mulai mengeluarkan aroma tak sedap.

ADVERTISEMENT

Setelah merampungkan proses identifikasi, barulah terungkap korban bernama Surya. Surya berasal dari Desa Kasikan dan pihak keluarga mengungkap telah hilang sejak 3 Juni lalu.

"Setelah mendapatkan identitas tersebut, kami segera melakukan penyelidikan dan menghubungi keluarga. Pukul 20.20 WIB, keluarga tiba di Polsek Tapung Hulu dan membenarkan mayat tersebut merupakan anggota keluarga mereka yang telah hilang sejak tanggal 03 Juni," kata Kapolsek.

Kepada polisi, pihak keluarga mengakui korban punya riwayat ODGJ dan tercatat pernah menjalani pengibatan di Rumah Sakut Jiwa. Keluarga pun menolak untuk dilakukan autopsi karena sudah ikhlas atas musibah tersebut.

"Kami menghormati keputusan keluarga korban yang tidak melakukan otopsi. Kita telah melakukan proses identifikasi dengan cermat dan mendapatkan konfirmasi yang jelas dari keluarga, sehingga proses selanjutnya akan disesuaikan dengan keinginan keluarga dan ketentuan hukum yang berlaku," kata Kapolsek.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Kuasa Hukum: ASN yang Tewas dalam Mobil di Juanda Tak Punya Konflik"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads