Tampang 2 Preman di Deli Serdang yang Tendang-Todong Senjata ke Wanita Hamil

Tampang 2 Preman di Deli Serdang yang Tendang-Todong Senjata ke Wanita Hamil

Finta Rahyuni - detikSumut
Kamis, 04 Jun 2026 11:40 WIB
2 preman ditangkap polisi karena menendang dan menodongkan senjata ke wanita hamil di Deli Serdang (Foto. dok. Polrestabes Medan)
Foto: 2 preman ditangkap polisi karena menendang dan menodongkan senjata ke wanita hamil di Deli Serdang (Foto. dok. Polrestabes Medan)
Medan -

Preman bernama Zul Yarham Lubis (46) dan Julpikar Lubis (37) ditangkap polisi karena menendang dan menodongkan senjata ke wanita hamil di depan terowongan Tembung, Jalan Baru, Kabupaten Deli Serdang. Begini tampang kedua preman tersebut setelah ditangkap polisi.

Dari foto yang diterima detikcom Kamis (4/6/2026), tangan kedua pelaku tampak diborgol saat digelandang ke Polrestabes Medan. Salah satu pelaku tampak tidak memakai baju.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan Iptu Ramadhani Bimo Setiadi menjelaskan kejadian berawal saat korban bersama suaminya yang mengendarai motor berhenti di depan terowongan. Kemudian pelaku memaksa korban untuk jalan agar tidak terjadi kemacetan di depan terowongan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Para pelaku mengaku mereka melakukan pemukulan karena korban berhenti di depan terowongan rel dengan alasan korban membuat macet. Para pelaku menyuruh korban jalan, tetapi korban tidak mau karena posisi di atas rel sedang terjadi tawuran," kata Bimo, Kamis (4/6/2026).

ADVERTISEMENT

Lalu, kata Bimo, pelaku Julpikar melihat korban mengeluarkan telepon genggamnya. Julpikar pun menendang korban di bagian perutnya karena takut korban memviralkan tawuran itu.

"Pelaku mengaku menendang karena takut memviralkan tawuran di rel," jelasnya.

Korban Ditodong Senjata

Usai menendang korban, pelaku Julpikar pergi ke salah satu bengkel di sekitar lokasi dan mengambil senjata air gun. Pelaku menggunakan senjata itu untuk menakut-nakuti para korban agar pergi dari lokasi kejadian itu.

"Pelaku mengambil air gun yang bertujuan untuk menakuti korban agar pergi dari TKP," ujar Bimo.

Pada saat yang bersamaan, sebut Bimo, pelaku Zul Yarham juga ikut memukuli suami korban berulang kali di bagian wajah agar korban mengemudikan motornya.

"Pelaku (Zul Yarham) melakukan pemukulan ke suami korban secara berulang di bagian wajah korban. Tujuan melakukan pemukulan agar korban disuruh maju dan tidak berhenti karena takut rumahnya jadi amukan pelaku tawuran yang terjadi di rel," jelasnya.



(astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads