Diduga Cabuli Mantan Kekasih, Remaja Sopir Truk Dikejar-Kejar Warga di Tapteng

Diduga Cabuli Mantan Kekasih, Remaja Sopir Truk Dikejar-Kejar Warga di Tapteng

Finta Rahyuni - detikSumut
Minggu, 24 Mei 2026 19:58 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Foto: Ari Saputra
Tapanuli Tengah -

Seorang remaja pria yang berprofesi sebagai sopir truk inisial AM (17) dikejar-kejar warga di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut). AM dituding telah mencabuli mantan kekasihnya.

Kapolsek Sorkam Iptu Ahmad Affandi Hasibuan mengatakan peristiwa itu terjadi Sabtu (23/5/2026) malam. Awalnya, AM baru saja membongkar muatan sawit di PT Nauli Sawit Kebun Sirandorung, Kecamatan Sirandorung, sekira pukul 22.00 WIB.

Lalu, saat AM hendak keluar, truknya diadang oleh dua pria yang mengaku sebagai keluarga dari mantan kekasihnya. AM juga diancam oleh dua pria itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena menerima ancaman verbal dari pihak pengadang, AM yang merasa takut langsung melarikan diri dengan memacu truknya," kata Ahmad, Minggu (24/5).

ADVERTISEMENT

Kedua pria itu pun tak tinggal diam. Keduanya bersama sejumlah warga lainnya mengejar AM.

Sepanjang rute pelarian, warga dari desa yang dilintasi AM, memasang barikade berupa meja, kursi, ban, hingga kayu di tengah jalan untuk menghentikan truk.

Lalu, setibanya di kawasan Jembatan Husor, Kecamatan Andam Dewi, kaca truk AM rusak akibat dilempari batu oleh massa. Selain itu, AM juga mengalami luka ringan di bagian tangannya.

Pelarian AM berakhir di Desa Maduma, Kecamatan Sorkam Barat. AM yang telah dikejar-kejar warga pun memutuskan untuk menghentikan truknya di salah satu warung di daerah itu.

"AM menghentikan kendaraannya di sebuah warung milik warga setempat dan langsung mengamankan diri ke dalam salah satu kamar sebelum massa berkumpul mengepung lokasi," ujarnya.

Pihak kepolisian yang menerima laporan kejadian itu pun langsung menuju lokasi dan mengevakuasi AM. Kemudian, AM dibawa ke Polsek Sorkam untuk menghindari amukan massa.

Ahmad mengatakan bahwa massa mengejar AM karena diduga melakukan tindakan asusila. Saat ini, pihak kepolisian tengah berkoordinasi dengan keluarga korban terkait dengan tudingan itu.

"Sebagai rencana tindak lanjut, Polsek Sorkam akan segera berkoordinasi dan menghubungi pihak keluarga dari perempuan yang diduga menjadi korban dalam perkara asusila tersebut untuk diarahkan membuat laporan resmi ke kepolisian, sehingga dapat diproses sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya.



(fnr/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads