Tak Terima Dibanding-bandingkan Ortu, 3 Siswi SMA di Sumsel Aniaya Temannya

Regional

Tak Terima Dibanding-bandingkan Ortu, 3 Siswi SMA di Sumsel Aniaya Temannya

Tim detikSumbagsel - detikSumut
Jumat, 01 Mei 2026 04:00 WIB
Neglected lonely child against the white wall.  Little girl crying in the corner. Violence concept.
Ilustrasi bully (Foto: iStock)
Jakarta -

Tiga siswi SMA Negeri di Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel) menganiaya teman sekelasnya PC (15) di ruang UKS hingga mengalami luka memar di sekujur tubuh. Motif pelaku menganiaya korban lantaran kesal selalu dibandingkan orangtua mereka dengan korban.

Peristiwa itu terjadi Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Ketiga pelaku serta korban merupakan teman sekolah dan masih berkerabat.

Kapolsek Muara Kelingi Iptu M Nur Hendra menjelaskan, permasalahan tersebut dipicu karena ketiga ibu terduga pelaku sering membanding-bandingkan mereka dengan korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi Ibu mereka ini bandingin mereka dengan korban seperti korban ini cantik dan juga pintar. Akibatnya mereka jadi emosi karena dibanding-bandingin terus," kata Hendra dilansir detikSumbagsel, Kamis (30/4/2026).

"Korban dipukul, dicengkram, hingga dijambak oleh ketiga terduga pelaku. Setelah korban berteriak, para guru akhirnya datang sampai mereka di panggil ke kantor untuk diselesaikan masalah itu," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Tak terima anaknya dianiaya, keluarga korban membuat laporan di Polsek Muara Kelingi pada hari yang sama sekitar pukul 16.00 WIB.

"Kemarin disarankan untuk visum dulu jadi hari ini (Kamis, 30/4/2026) korban tidak sekolah untuk melakukan visum dan rontgen di Puskesmas Muara Kelingi. Saat ini korban masih menunggu itikad baik dari para pelaku karena masih kerabat," ungkapnya.

Keluarga korban mengatakan akan membuat laporan resmi jika setelah hasil visum keluar para terduga pelaku juga tidak menunjukkan itikad baik.

"Keluarga korban tadi bilang kalau hasil visum dan rontgen sudah keluar dan para terduga pelaku belum ada itikad baik, mereka akan langsung membuat laporan resmi di Polsek Muara Kelingi terkait kasus penganiayaan tersebut," sambungnya.



(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads