Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan: Takut ke Ortu Jelang Idulfitri

Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan: Takut ke Ortu Jelang Idulfitri

Finta Rahyuni - detikSumut
Sabtu, 28 Mar 2026 16:00 WIB
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan: Takut ke Ortu Jelang Idulfitri
Foto: Ilustrasi. (Getty Images/iStockphoto/Fadyukhin)
Asahan -

Pasangan kekasih berinisial MA (20) dan DP (20) diamankan polisi usai membuang bayi hasil hubungan gelap mereka di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut). Motif keduanya membuang bayi itu karena takut kepada orang tuanya masing-masing.

"Dari keterangan pelaku, tindakan meninggalkan bayi di jalan dilakukan karena rasa takut kepada orang tua masing-masing, terutama menjelang perayaan Idulfitri," kata Kapolsek Pulau Raja AKP D Sitepu, Sabtu (28/3/2026).

Sitepu mengatakan pasangan kekasih itu panik, sehingga memutuskan meletakkan bayi tersebut di dekat rumah pelaku MA yang merupakan ayah bayi itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam kondisi panik, keduanya sepakat meletakkan bayi tersebut di jalan dekat rumah pelaku pria dengan harapan ditemukan warga," ujarnya.

AKP D Sitepu menyebut bayi perempuan tersebut awalnya ditemukan seorang warga di jalan umum Lingkungan IV, Kelurahan Aek Loba Pekan, Kecamatan Aek Kuasan, Rabu (18/3) malam. Usai penemuan itu, bayi tersebut pun diserahkan kepada warga untuk dirawat sementara.

ADVERTISEMENT

Pihak kepolisian yang menerima informasi tersebut, langsung menuju lokasi dan membawa bayi itu ke Puskesmas Aek Kuasan.

"Dari hasil pemeriksaan, bayi berusia sekitar 7 bulan itu dinyatakan dalam kondisi sehat," kata Sitepu.

Polisi pun menyelidiki pelaku pembuangan bayi itu. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, petugas kepolisian berhasil mengantongi identitas orang tua bayi itu.

Lalu, pada Rabu (26/3), petugas mengamankan pelaku MA yang merupakan ayah bayi tersebut.

"Dari hasil interogasi, (MA) mengakui perbuatannya bersama kekasihnya, seorang perempuan berinisial DP yang kemudian turut diamankan di lokasi berbeda," ujarnya.

Berdasarkan pengakuan para pelaku, bayi itu merupakan hasil hubungan gelap keduanya. Bayi tersebut lahir pada Agustus 2025 lalu di Kota Medan.

"Keduanya mengaku sebagai orang tua kandung bayi perempuan tersebut. Bayi lahir pada Agustus 2025 di Medan dan merupakan hasil hubungan di luar pernikahan," pungkasnya.




(fnr/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads