Penjelasan Polisi soal Video Viral Ayah Diduga Cabuli Anak di Pompong Batam

Kepulauan Riau

Penjelasan Polisi soal Video Viral Ayah Diduga Cabuli Anak di Pompong Batam

Alamudin Hamapu - detikSumut
Jumat, 27 Mar 2026 19:01 WIB
Tangkapan layar dugaan pencabulan di atas kapal pompong di perairan Mubut, Batam, Kepri. (dok. Media Sosial)
Foto: Tangkapan layar dugaan pencabulan di atas kapal pompong di perairan Mubut, Batam, Kepri. (dok. Media Sosial)
Batam -

Video viral yang memperlihatkan seorang pria diduga mencabuli anak kandungnya di atas kapal pompong di perairan Mubut, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), akhirnya terungkap. Hasil penyelidikan polisi menyatakan bahwa kejadian tersebut bukanlah aksi pencabulan, melainkan sang ayah diduga mengalami kesurupan saat perjalanan pulang.

Kanit Reskrim Polsek Galang, Iptu Hasmir, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Senin (23/3). Ia menegaskan kejadian itu bukan aksi pencabulan, melainkan sang ayah yang diduga mengalami kesurupan saat perjalanan pulang.

"Peristiwanya Senin (23/3). Itu bukan pencabulan, perempuan itu sudah dewasa berumur 19 tahun. Dugaannya si pria kemasukan (kesurupan)," kata Hasmir, Jumat (27/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasmir menjelaskan kronologi kejadian bermula saat sang ayah menjemput anak perempuannya dari daerah Rempang Cate, Galang, Batam, menuju Pulau Karas. Dalam perjalanan, pria tersebut diduga mengalami kesurupan.

"Dalam perjalanan menuju Karas, bapaknya ini tiba-tiba seperti kemasukan (kesurupan). Dia mengatakan kepada anaknya bahwa melihat ibunya (istri pelaku) ada di perbukitan, padahal ibunya masih tertinggal di rumah tempat anak perempuan itu dijemput," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Hasmir menyebut, saat dalam kondisi tidak sadar, sang ayah merangkul anaknya dengan sangat erat. Sang anak yang merasa ketakutan melihat gelagat aneh ayahnya kemudian mencoba melambaikan tangan untuk meminta tolong kepada nelayan dan wisatawan yang melintas.

Lanjutnya, momen tersebut terekam oleh kamera wisatawan hingga viral di media sosial dengan narasi dugaan pencabulan.

"Karena anak ini takut melihat ayahnya sudah kemasukan, dia melambaikan tangan minta tolong. Datanglah nelayan sekitar untuk membantu. Saat ada kapal lain mendekat, anak tersebut memberanikan diri melompat ke laut untuk menyelamatkan diri," jelasnya.

Korban yang melompat ke laut kemudian diselamatkan oleh warga sekitar yang melihat kejadian tersebut. Polisi yang tiba di lokasi selanjutnya mengamankan pria tersebut.

"Setelah anak itu melompat, dia ditolong oleh warga dan nelayan. Sementara sang ayah diamankan di Polsek Galang untuk proses lebih lanjut," jelasnya.

Hasmir menyebut pihaknya tidak melanjutkan proses hukum atas kejadian tersebut. Permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

"Korban tidak membuat laporan. Permasalahannya diselesaikan secara kekeluargaan," ujarnya.



(mjy/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads