Viral Wisatawan Pergoki Dugaan Pencabulan di Atas Pompong Batam, Polisi Selidiki

Kepulauan Riau

Viral Wisatawan Pergoki Dugaan Pencabulan di Atas Pompong Batam, Polisi Selidiki

Alamudin Hamapu - detikSumut
Jumat, 27 Mar 2026 15:40 WIB
Viral Wisatawan Pergoki Dugaan Pencabulan di Atas Pompong Batam, Polisi Selidiki
Foto: Tangkapan layar dugaan pencabulan di atas kapal pompong di perairan Mubut, Batam, Kepri. (dok. Media Sosial)
Batam -

Aksi dugaan pencabulan terhadap seorang anak perempuan terjadi di atas kapal pompong di perairan Pulau Mubut, Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Video kejadian tersebut viral di media sosial.

Dilihat detikSumut pada Jumat (27/3), sebuah video viral menunjukkan seorang pria diduga tengah mencabuli seorang anak perempuan di atas kapal pompong yang sedang berlayar. Kejadian itu direkam oleh wisatawan yang tengah berlibur.

"Dah tua woy ingat umur, istighfar woy!" teriak perekam video dalam rekaman tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Video berdurasi sekitar 22 detik itu menunjukkan seorang pria mengenakan baju berwarna pink terlihat merangkul anak tersebut. Dalam video, korban tampak meminta tolong sambil dipiting oleh pria tersebut.

Pada potongan video lain, terlihat sebuah kapal pompong lain mencoba mendekati kapal yang ditumpangi korban dan diduga pelaku. Mereka hendak menyelamatkan korban, namun dihalau oleh pria tersebut menggunakan parang.

ADVERTISEMENT

Wisatawan yang merekam kejadian itu terus berteriak meminta anak perempuan tersebut agar melompat dari kapal pompong. Saat laki-laki tersebut lengah, anak perempuan itu memberanikan diri untuk melompat ke laut.

"Loncat! Loncat!" ujar perekam video memberikan instruksi.

Keterangan dalam video viral tersebut menyebutkan bahwa pria yang diduga melakukan aksi bejat terhadap anak perempuan itu merupakan ayah kandung korban sendiri.

"Wisatawan Pulau Mubut Batam terkejut saat ada penggeledahan tak wajar oleh pria tua kepada gadis yang menurut kesaksian warga adalah anaknya sendiri. Awalnya si gadis tak dapat kabur walau ia sangat ketakutan karena dibawa ke atas perairan, namun dengan motivasi dari wisatawan ia berani lompat," tulis keterangan dalam video viral tersebut.

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, mengatakan bahwa pihaknya telah mengetahui kejadian tersebut. Ia menyebut saat ini timnya tengah menyelidiki kejadian yang ada pada video viral itu.

"Kita monitor kejadian tersebut. Tim saat ini sedang melakukan penyelidikan. Nanti perkembangannya akan kami sampaikan," ujar Debby.




(mjy/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads