Residivis Bobol SMKN 1 di Tapteng, Ditangkap saat Kabur ke Padangsidimpuan

Mhd Ilham Pradilla - detikSumut
Sabtu, 28 Feb 2026 21:00 WIB
Foto: andi saputra
Tapanuli Tengah -

SMK Negeri 1 Badiri, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut) dijarah maling usai diterjang banjir susulan. Sejumlah fasilitas inventaris belajar-mengajar raib.

Akibat kejadian itu, kerugian sekolah ditaksir mencapai sekitar setengah miliar rupiah.

Kasat Reskrim Polres Tapanuli Tengah (Tapteng), Iptu Dian Agustian Perdana mengatakan hilangnya barang-barang inventaris sekolah diketahui setelah banjir susulan pada Jumat (20/2/2026) lalu. Pihak sekolah mendapati area sekolah dalam kondisi rusak.

"Aksi terungkap saat pihak sekolah melakukan pengecekan bangunan setelah diterjang banjir. Pintu-pintu besi teralis ruang praktik siswa telah jebol diduga dirusak secara paksa," ucap Dian, Sabtu (28/2/2026).

Setelah dicek ke dalam sekolah, sejumlah fasilitas belajar-mengajar diketahui raib dicuri. Total kerugian materiil yang dialami mencapai Rp 436.015.000.

"Sebanyak 35 unit laptop dan Chromebook (HP, Asus, dan Chromebook), 21 unit tablet Vava, 9 unit mesin jahit industri merek Typical, 4 unit AC dan 1 unit genset rakitan, serta 6 unit infokus dan perangkat pemindai lainnya," ungkapnya.

Pihak sekolah kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Tapanuli Tengah. Polisi lalu melakukan penyelidikan.

"Kami telah mengidentifikasi seorang pria berinisial HS (36)," katanya.

Polisi kemudian memburu pelaku. Hingga akhirnya pelaku ditangkap di Kota Padangsidimpuan saat dalam pelarian.



Simak Video "Video Kondisi Sibolga-Tapteng dari Udara Usai Dihantam Banjir-Longsor"


(mjy/mjy)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork