Polisi menyebut aksi mahasiswa UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Raihan Mufazzar (21), membacok temannya Faradilla Ayu Pramesti (23) yang akan mengikuti sidang akhir karena cintanya ditolak. Psikolog Klinis, Sairah, menilai peristiwa terebut tak bisa dilihat sesederhana itu.
Sairah menyakini ada faktor lain di luar masalah cinta pelaku yang ditolak korban. Ia pun menyoroti emosi pelaku.
"Kayaknya nggak sekedar itu (cinta ditolak) gitu. Tetapi ini lebih kepada masalahnya kompleks pada diri pelaku. Biasanya faktor yang mempengaruhi faktor psikologisnya itu biasanya karena pelaku juga memiliki background pengaturan emosi yang sangat-sangat buruk sehingga tingkat sensitivitasnya terhadap penolakan pada lingkungan sosial itu menjadi sangat tinggi," ujarnya saat diwawancarai detikSumut, Jumat (27/2/2026).
Penolakan yang dilakukan korban, kata dia, bisa jadi dianggap penghinaan dan ancaman terhadap harga diri pelaku. Sehingga pelaku nekat melakukan aksi tersebut.
"Sehingga ketika dia mendapatkan penolakan, baginya itu sebagai penghinaan yang besar, bahkan mungkin ancaman buat harga dirinya. Nah, itu memicu emosi negatifnya yang sangat intens gitu, kemudian regulasi emosinya buruk yang membuat akhirnya menjadi ekstrem, sampai terjadilah pembacokan gitu," lanjutnya.
Simak Video "Video Mahasiswa Trisakti-HMI Demo di DPR, Jl Gatsu Arah Slipi Ditutup"
(astj/astj)