Raihan Mufazzar (21), pelaku pembacokan mahasiswi UIN Suska Riau, Faradilla Ayu Pramesti (23) kini diamankan polisi. Terungkap motif penganiayaan sadis terjadi karena asmara.
"Antara korban dan pelaku ini mereka saling mengenal. Jadi pelaku ini dengan sengaja sudah punya niat mau menganiaya korban," ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian, Kamis (26/2/2026).
Pelaku lalu sengaja datang dari rumahnya menuju kampus untuk menemui korban. Saat bertemu pelaku langsung membacok korban yang sedang menunggu jam sidang akhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aksinya, pelaku bahkan menargetkan untuk menghabisi nyawa korban. Beruntung korban cepat terselamatkan dan pelaku ditangkap.
Sedangkan untuk motif, hasil pemeriksaan di Mapolsek Bina Widya terungkap aksi itu dilakukan karena asmara. Pelaku tak terima cintanya ditolak korban.
"Motif sementara ini karena cinta ditolak ya. Jadi pelaku sengaja datang dari rumah mau menarget korban, makanya bawa kampak dan parang. Tapi baru kampak yang pelaku gunakan," kata Anggi Rian.
Akibat penganiayaan, korban mengalami luka pada bagian kepala dan tangan. Ini yang mengakibatkan darah berlumuran di lantai dan seluruh tubuhnya saat dievakuasi petugas keamanan kampus.
Selain pemeriksaan intensif pelaku, polisi juga berencana melakukan tes urine. Termasuk membawa pelaku ke psikiater rumah sakit jiwa untuk memastikan terkait kejiwaan pelaku yang nekat menganiaya korban.
"Saat ini kami sedang pemeriksaan. Namun rencana juga mau dibawa ke psikiater dan tes urine untuk memastikan psikis pelaku," katanya.
(ras/mjy)











































