Pihak kampus UIN Suska Riau Riau angkat bicara soal aksi pembacokan mahasiswi, Faradilla Ayu Pramesti. Pelaku, Raihan Mufazzar dipastikan bakal drop out (DO) atau dipecat dari kampus.
"Kami sudah membentuk tim etik. Untuk masalah hukum kita serahkan ke pihak kepolisian," kata Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Suska Riau, Magfirah Ibu Abu Bakar, Jumat (27/2/2026).
Selanjutnya status sebagai mahasiswa bakal diputuskan dalam waktu dekat. Mengingat kampus telah menurunkan tim etik untuk menentukan nasib Raihan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja, melihat perbuatan pelaku yang membacok korban di kampus masuk dalam pelanggaran berat. Pelaku dipastikan akan dipecat.
"Untuk di kampus ada namanya tim kode etik kampus. Kalau kita lihat pasalnya ini memang kesalahan berat, tim sedang kerja dan bisa jadi rekomendasi akhirnya adalah diberhentikan atau DO," kata Magfirah.
Bukan tanpa alasan, perbuatan pelaku itu jelas telah mencoreng nama baik kampus. Selain itu perbuatannya dilakukan sangat kejam terhadap korban yang merupakan seorang perempuan.
"Kita tidak mendahului tim etik independen. Tapi dari perbuatannya sangat jelas sekali, maka paling lama 1 bulan sudah keputusan karena tidak ada yang perlu diklarifikasi. Itu kan sudah jelas semua," kata Dekan.
Diketahui pelaku membacok korban saat menunggu jadwal seminar proposal. Di mana korban saat ini sudah semester 8 dan merupakan teman satu angkatan pelaku.
Aksi brutal itu terekam video mahasiswa di kampus hingga viral. Terlihat jelas korban dalam kondisi berlumuran darah di depan teras ruangan lantai 2.
Belakangan terungkap motif penganiayaan karena pelaku sakit hati cinta ditolak. Pelaku lalu merencanakan untuk membunuh korban pada hari seminar proposal kemarin.
(ras/mjy)











































