Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 19 Kg Sabu, 2 Pelaku Ditangkap

Riau

Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 19 Kg Sabu, 2 Pelaku Ditangkap

Raja Adil Siregar - detikSumut
Senin, 23 Feb 2026 17:19 WIB
Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 19 Kg Sabu
Pelaku dan barang bukti saat disita dari pelaku (Foto: Dok Polres Bengkalis)
Bengkalis -

Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis menggagalkan peredaran 19 Kg sabu. Selain barang haram itu, dua pelaku turut diamankan.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Siregar mengungkap jaringan tersebut digagalkan pada Selasa (17/2) lalu. Lokasinya berada di Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru.

"Kedua tersangka masing-masing berinisial Vai (23) dan AK (24). Keduanya pengedar," kata AKBP Fahrian, Senin (23/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengungkapan ini berawal dari informasi terkait bakal masuknya narkotika dalam jumlah besar dari Malaysia. Bahkan sabu disinyalir masuk melalui jalur tak resmi di perairan Bengkalis.

"Tim melakukan penyelidikan intensif sejak 15 Februari 2026. Setelah pemantauan dan penelusuran rute perjalanan, baru pada 17 Februari 2026 dini hari, tim mendapati dua orang mencurigakan mengendarai sepeda motor," kata Fahrian.

ADVERTISEMENT

Dalam pembuntutan itu juga terlihat kedua pelaku membawa tas ransel diduga berisi narkotika. Benar saja, saat penggeledahan ditemukan 19 bungkus besar diduga sabu.

"Selain barang bukti sabu seberat sekitar 19 kilogram juga diamankan satu unit sepeda motor, dua unit telepon genggam. Termasuk dua tas ransel yang dipakai membawa sabu tersebut," kata Fahrian.

Hasil pemeriksaan terungkap kedua pelaku diperintahkan seseorang berinisial T dan C yang kini sedang diburu. Dari sini terungkap barang bukti tersebut masuk dalam jaringan internasional.

Fahrian memastikan pengungkapan ini merupakan komitmen Polres Bengkalis dalam mendukung Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Khususnya di wilayah hukum Polda Riau.

"Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkotika di wilayah Bengkalis dan sekitarnya. Ini bentuk keseriusan kami menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba," tegasnya.




(ras/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads