Polrestabes Medan mengamankan seorang kakek pedagang mainan berinisial L (65) karena mencabuli siswi SD di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Sejauh ini, jumlah korban mencapai 28 orang.
"Sampai saat ini, jumlahnya 28 orang. Pelaku adalah kakek pedagang mainan dan jajanan yang di depan SD dekat situ," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto saat konferensi pers, Jumat (20/6/2026).
Bayu mengatakan sejauh ini para korban seluruhnya perempuan. Usianya sekitar 9-11 tahun. Pelaku mencabuli para korban dengan cara mencium bibir, memangkunya, serta meraba paha dan area sensitif para korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban laki-laki selama ini dari hasil pemeriksaan tidak ada. Sudah kita lakukan pemeriksaan baik kepada tersangka dan terhadap anak-anak siswi," sebutnya.
Sebelumnya, Kepala dusun setempat bernama Zulfan mengatakan dirinya awalnya dihubungi oleh kepala sekolah tempat para korban bersekolah dan memberitahu soal dugaan pencabulan itu, Kamis (5/2) pagi. Usai menerima informasi itu, Zulfan pun langsung menuju sekolah tersebut.
Zulfan mengatakan di lokasi tersebut ada 3 sekolah SD yang berada di areal yang sama. Setibanya di lokasi, Zulfan menemukan sudah ramai guru dan warga yang berkumpul. Peristiwa itu terungkap usai ada korban yang menceritakan soal dugaan pecabulan yang dialaminya.
Dia menyebut awalnya kakek tersebut tidak mengakui soal dugaan pencabulan itu. Namun, setelah diinterogasi lebih lanjut, L pun mengakui telah melakukan aksi, seperti menyibak rok para korban, mencium bibirnya dan memangkunya.
Selain itu, kata Zulfan, di handphone L juga ditemukan foto-foto korban.
"Kurang lebih saya lihat di situ ada 15 sampai 20 orang gitu (korbannya). Iming-imingnya uang Rp 2 ribuan gitu," kata Zulfan saat dikonfirmasi, Jumat (6/2).
