Sopir Dikeroyok Preman gegara Tak Bayar Parkir di Belawan, Kaca Bus Dipecahkan

Sopir Dikeroyok Preman gegara Tak Bayar Parkir di Belawan, Kaca Bus Dipecahkan

Finta Rahyuni - detikSumut
Rabu, 04 Feb 2026 15:19 WIB
Petugas kepolisian saat mengamankan pelaku pengeroyokan di Belawan
Foto: Petugas kepolisian saat mengamankan pelaku pengeroyokan di Belawan. (Foto: dok. Polres Pelabuhan Belawan)
Medan -

Seorang sopir bus pariwisata dikeroyok karena menolak membayar parkir ke sejumlah preman di depan Dermaga Bandar Deli Pelabuhan Belawan, Kota Medan. Selain mengeroyok sopir, para pelaku juga memecahkan kaca bus korban.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo mengatakan peristiwa terjadi pada 14 Januari 2026. Saat ini, salah satu pelaku berinisial DZ (31) telah ditangkap pada, Selasa (3/2/2026).

"Kami berhasil menangkap seorang pelaku perusakan kaca bus yang terjadi di depan Dermaga Bandar Deli Pelabuhan Belawan," kata Agus, Rabu (4/2).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus mengatakan kejadian itu berawal saat bus yang dikemudikan korban hendak masuk ke area parkiran Dermaga Bandar Deli untuk mengantar penumpang. Namun, di lokasi kejadian bus korban diadang sekitar delapan orang lelaki. Di mana, satu satu dari para pelaku itu memecahkan kaca bus menggunakan helm.

Kesal dengan ulah para pelaku, korban pun turun. Namun, jahatnya, para pelaku malah menganiaya korban.

ADVERTISEMENT

"Korban sempat dianiaya oleh para pelaku sebelum akhirnya dilerai oleh warga yang melintas. Para pelaku kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian," jelasnya.

Pihak kepolisian yang menerima informasi kejadian itu langsung menuju lokasi dan menyelidiki peristiwa itu. Belakangan, petugas mendeteksi keberadaan salah satu pelaku dan menangkapnya.

Berdasarkan pengakuan pelaku, aksi itu dilakukan para pelaku karena kesal kepada korban yang tidak memberikan uang parkir kepada mereka. Selain menangkap pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, seperti helm, pisau sangkur, dan pecahan kaca mobil bus.

"Dari hasil interogasi, tersangka mengakui perbuatannya memecahkan kaca bus karena sebelumnya meminta uang parkir namun tidak diberikan oleh sopir. Tersangka juga mengaku melakukan aksinya bersama tiga orang rekannya yang saat ini masih dalam pengejaran," ujarnya.

Usai diamankan, pelaku diboyong ke Polres Pelabuhan Belawan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini, petugas kepolisian tengah memburu pelaku lainnya.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap tindak pidana melalui call center 110 Polri agar dapat segera ditindaklanjuti," pungkasnya.



(fnr/afb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads