Mantan Direktur Teknik PT Pelindo, HAP bersama Direktur Utama PT DOK dan Perkapalan Surabaya Persero, BS ditetapkan sebagai tersangka koruspi pengadaan kapal tunda di PT Pelindo. Keduanya pun langsung ditahan usai jadi tersangka kasus korupsi.
"Tim penyidik menetapkan tersangka dan melakukan penahanan terhadap dua orang tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan dua unit kapal tunda KAP 2x1800 HP cabang Dumai antara PT Pelabuhan Indonesia Satu Persero dengan PT DOK dan Perkapalan Surabaya Persero," ungkap Pelaksana Harian Kasi Penkum Kejati Sumut Husairi, Kamis (25/9/2025).
"Dua identitas tersangka yang ditahan adalah satu, inisial HAP ini merupakan selaku Direktur Teknik PT Pelabuhan Indonesia Satu Persero periode tahun 2018-2021. Adapun tersangka kedua yakni BS selaku dirut DOK dan Perkapalan Surabaya Persero periode 2017-2021," ujarnya.
Husairi menyebutkan kasus dugaan korupsi ini bermula dari adanya kontrak senilai Rp 135 miliar yang bermasalah mulai dari realisasi pembangunan yang tidak sesuai.
"Kontrak pengadaan lebih kurang senilai Rp 135 miliar yang diduga bermasalah karena realisasi pembangunan kapal tidak sesuai spesifikasi, progres fisik jauh dari ketentuan serta adanya pembayaran yang tidak sebanding dengan kemajuan pekerjaan," jelas dia.