Misi Dagang dan Investasi Sumut-Jatim, Nilai Transaksi di Atas Rp 2,5 T

Misi Dagang dan Investasi Sumut-Jatim, Nilai Transaksi di Atas Rp 2,5 T

Nizar Aldi - detikSumut
Selasa, 29 Sep 2026 20:45 WIB
Gubsu Bobby Nasution dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di acara Misi Dagang Investasi Jatim-Sumut (Dok. Diskominfo Sumut)
Foto: Gubsu Bobby Nasution dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di acara Misi Dagang Investasi Jatim-Sumut (Dok. Diskominfo Sumut)
Medan -

Pemprov Jawa Timur (Jatim) dan Pemprov Sumatera Utara (Sumut) melakukan penguatan kerja sama perdagangan melalui kegiatan Misi Dagang dan Investasi Jatim-Sumut. Nilai transaksi mencapai di atas Rp 2,5 triliun.

Acara tersebut bertajuk 'Meningkatkan Jejaring Konektivitas antara Jawa Timur dan Sumatera Utara' yang berlangsung di Medan. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Sumut Bobby Nasution menghadiri acara langsung kegiatan ini.

"Selamat datang kembali Gubernur Jatim, Ibu Khofifah Indar Parawansa. Sebelumnya hadir di sini membawa bantuan kepedulian untuk Sumatera Utara yang terdampak bencana. Tetapi kali ini datang membawa pedagang, di mana ini merupakan terobosan luar biasa dan mengangkat perekonomian masyarakat," kata Bobby Nasution, Selasa (29/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Bobby, misi dagang yang bermuara pada kerja sama perdagangan antardaerah merupakan salah satu langkah antisipatif dalam menghadapi tantangan perekonomian global yang saat ini masih menghadapi tekanan. Kondisi tersebut, menurutnya, turut menjadi tantangan dalam upaya menarik investasi dari luar negeri.

"Ini menjadi tantangan tersendiri bagi kita. Oleh karena itu, hari ini yang punya potensi besar adalah sektor UMKM. Karenanya Sumatera Utara mencoba mengganti pendekatan kepada para pelaku UMKM," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Sehingga Bobby mendorong agar misi dagang dan investasi tidak berhenti pada transaksi perdagangan, tetapi dilanjutkan dengan kerja sama usaha yang lebih luas. Dengan demikian, produk-produk UMKM dari Sumut dan Jatim diharapkan mampu memperluas pasar hingga tingkat nasional.

"Tadi Pak Kadis (Perindag-ESDM) menyampaikan hitungan untuk angka transaksinya hingga Pukul 10.00 WIB tadi, sudah mencapai Rp 2,288 Triliun. Jadi kalau saya pidato dan di belakang masih ramai, berarti transaksinya bisa meningkat. Namun ini menjadi tantangan bagi Sumatera Utara, bagaimana mengkurasi (pemenuhan standar) para pelaku UMKM," ujarnya.

Bobby juga menilai proses kurasi terhadap pelaku usaha, mulai dari seleksi, pelatihan hingga pemahaman terhadap pasar, merupakan bagian penting dari pengembangan UMKM. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi pelaku usaha, khususnya di Sumut.

"Jadi bagaimana nanti misi dagang kita perkenalan produk-produk kita, pesan kepada Pak Kadis agar neraca perdagangannya bisa naik, stabil. Jadi kalau bisa berikutnya, angka Rp 2 Triliun bisa meningkat menjadi Rp 4 Triliun," ungkap Bobby Nasution.

Sementara itu, Khofifah Indar Parawansa menilai kegiatan tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi kedua provinsi, terutama dalam memperkuat jejaring antarpelaku usaha. Karena itu, Jatim menunggu kunjungan balasan dari Sumut dengan membawa misi yang sama untuk memperluas kerja sama perdagangan.

"Saya rasa kita bisa membangun keseimbangan antara Jatim dan Sumatera Utara. Seperti pelaku usaha dari Jawa Timur, ada yang menjual kopi, ada yang membeli. Bayangan saya, itu Kopi Sidikalang yang brand-nya luar biasa. Nah, PR kita sama-sama Pak Gub, bagaimana produksi kita ditingkatkan," sebut Khofifah Indar Parawansa.

Hingga sekitar pukul 12.30 WIB, nilai transaksi dalam kegiatan tersebut mencapai Rp 2,5 triliun dan bakal ditutup pukul 17.00 WIB. Sebelumnya, telah dilakukan penandatanganan kerja sama perdagangan antara Jatim dan Sumut yang melibatkan instansi pemerintah, organisasi perdagangan, serta pelaku usaha dari kedua provinsi.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Mencoba Permainan Golf yang Menantang di Sumatera Utara"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads