Pertumbuhan ekonomi di Sumut tercatat sebesar 4,53% tahun 2025. Persentase ini turun dibanding 2024 yang mencatatkan pertumbuhan ekonomi 5,03%.
"Ekonomi Sumatera Utara Tahun 2025 tumbuh sebesar 4,53 persen, lebih rendah jika dibanding pencapaian Tahun 2024 yang tumbuh sebesar 5,03 persen," ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Asim Saputra, Kamis (5/2/2026).
Berdasarkan data BPS, laju pertumbuhan ekonomi secara YoY, ekonomi Sumut pada triwulan ke-empat 2025 tercatat sebesar 4,23%, turun dibanding triwulan ke-empat 2024 yang sempat mencatat angka 5,10%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asim menyebut pertumbuhan ekonomi di Sumut tumbuh hampir di seluruh sektor lapangan pekerjaan. Laju pertumbuhan ekonomi secara Year on Year (YOY) terjadi pada kategori jasa perusahaan sebesar 13,42%, diikuti sektor kesehatan sebesar 12,99%.
Namun, sektor lapangan kerja dari kontruksi justru mengalami kontraksi 0,91% dan administrasi pemerintahan juga menunjukkan tren negatif dengan mengalami kontraksi 2,12%.
Perekonomian Sumatera Utara berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Triwulan IV Tahun 2025 Atas Dasar Harga Berlaku mencapai Rp 317,40 triliun dan Atas Dasar Harga Konstan 2010 mencapai Rp 168,39 triliun.
Secara spasial, struktur perekonomian Pulau Sumatera pada tahun 2025 didominasi oleh Provinsi Sumatera Utara sebesaryang berkontribusi sebesar 23,54 persen, disusul Provinsi Riau dengan kontribusi sebesar 22,88 persen dan Provinsi Sumatera Selatan sebesar 13,71 persen.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi tertinggi dari 10 Provinsi di Pulau Sumatera pada tahun 2025 ditempati oleh Provinsi Kepulauan Riau yaitu sebesar 6,94 persen, diikuti oleh Provinsi Sumatera Selatan di posisi ke-2 tumbuh sebesar 5,35 persen dan Provinsi Lampung diposisi ke-3 yang tumbuh sebesar 5,28 persen.
(ksr/afb)











































