Seorang wanita tewas setelah truk mixer yang terlibat kecelakaan dengan 1 mobil dan 3 motor menghantam sebuah toko fotokopi di Ternate, Maluku Utara. Korban diketahui berinisial MLZ.
"Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka," kata Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto dalam keterangannya, Minggu (25/10/2026), dikutip dari detikSulsel.
Kecelakaan maut itu terjadi pada Sabtu (24/10), di Jalan Umum Kelurahan Akehuda, Kecamatan Ternate Utara, Sabtu (24/10). Peristiwa itu bermula ketika truk mixer yang dikemudikan pria berinisial MMT melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat hendak berbelok ke arah timur, kendaraan diduga mengalami gangguan sistem pengereman atau rem terkunci (brake lock)," jelasnya.
Kondisi itu membuat truk melaju tidak terkendali hingga mencapai belakang Kampus I Universitas Khairun (Unkhair). Truk selanjutnya menabrak mobil Toyota Innova dan tiga sepeda motor terparkir dan terguling di sisi kiri.
"(Truk tersebut juga) menghantam usaha fotokopi dan toko kelontong yang berada di sisi utara jalan. Truk tersebut selanjutnya terguling ke sisi kiri," beber Anita.
Akibat kejadian itu seorang perempuan berinisial MLZ, yang kebetulan berada di depan tempat usaha fotokopi, meninggal dunia. Sementara itu, tiga korban lainnya mengalami luka-luka.
"Tiga korban yakni inisial AM mengalami pembengkakan pada kepala dan tangan kiri, ZS luka robek di kepala, luka pada telinga, dan nyeri punggung akibat tertimpa reruntuhan bangunan," urainya.
"Serta F mengalami nyeri dada akibat benturan. Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate untuk mendapatkan penanganan medis," tambahnya.
Anita menambahkan polisi kini masih menyelidiki penyebab kejadian awal. Dia mengatakan penyelidikan lebih lanjut itu termasuk terkait dugaan gangguan sistem pengereman kendaraan.
"Berdasarkan kesimpulan sementara (kecelakaan terjadi karena) dugaan kelalaian pengemudi truk. Pemeriksaan dan penyelidikan juga dilakukan terkait gangguan sistem pengereman kendaraan," imbuhnya.
Artikel ini telah tayang di detikSulsel, baca selengkapnya di sini
