Puluhan santri/santriwati mengalami keracunan setelah mengkonsumsi nasi bungkus di acara Hari Santri Nasional (HSN) di areal Kantor Bupati Deli Serdang. Para santri saat ini masih dirawat di rumah sakit.
"32 (santri/santriwati) yang dirawat, yang tidak dirawat masih tinggal di pondok, dia taiut di opname," kata salah satu pengasuh pondok pesantren di Deli Serdang, Dahrul, saat dihubungi, Jumat (23/10/2026).
Darul menjelaskan jika mereka bersama 69 pondok pesantren lainnya diundang ke acara HSN yang dilaksanakan oleh Kemenag Deli Serdang, Kamis (22/10). Setelah selesai kegiatan, mereka mendapat makan siang yang disediakan Bagian Kesra Setda Deli Serdang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selesai acara dapat makan siang dari Kesra Deli Serdang, makanan itu ada empat jenis, nasi kotak lauknya daging, nasi bungkus lauknya ayam, nasi bungkus lauknya ikan nila yang masih bagus, nomor empat nasi bungkus yang lauknya ikan nila yang sudah berlendir dan bau," jelasnya.
Santrinya mendapat nasi bungkus dengan lauk ikan nila yang sudah berlendir dan bau.
"Kita kebetulan dapat yang nomor empat," ucapnya.
Setelah kejadian itu, Darul kemudian bertanya ke pesantren lain apakah ada yang mengalami keracunan juga. Ia kemudian mendapat informasi beberapa santri di pesantren lain juga mengalami keracunan.
"Ada 4 pesantren lain yang mengalami keracunan, dia ngasih video (santri) dirawat," ujarnya.
Saat ini para santri/santriwati masih dirawat. Dalam video yang diperlihatkan Darul, terlihat sejumlah santriwati sedang dirawat.
"Sekarang masih terkapar ini," tuturnya.
