Sekolah di Sumut akan kembali menggelar belajar tatap muka setelah sebelumnya diterapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) karena asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pembelajaran tatap muka digelar karena kualitas udara dinilai membaik.
"Kita percepat karena kondisi sudah membaik," kata Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga, Selasa (20/10/2026).
Alexander menyebutkan jika arahan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution pembelajaran tatap muka bakal digelar besok yang seharusnya Kamis (22/10). Saat ini, surat edaran disebut sedang disiapkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sesuai arahan Bapak Gubsu, Insyaallah besok sudah mulai pembelajaran tatap muka kembali karena kondisi sudah mulai membaik," sebutnya.
Sebelumnya diberitakan, Dinas Pendidikan Sumut mengeluarkan surat edaran untuk pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Sumut mulai 16-21 Oktober 2026. Surat edaran itu disebut tindak lanjut dari instruksi Gubernur Sumut (Gubsu) Bobby Nasution soal dampak kabut asap Karhutla.
Surat edaran itu bernomor: 400.3/106/DISDIK/X/2026 per tanggal 15 Oktober 2026. Surat edaran itu ditujukan kepada Dinas Pendidikan kabupaten/kota dan Cabang Dinas Pendidikan Sumut.
"Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dilaksanakan menyeluruh di seluruh Satuan Pendidikan baik jenjang PAUD/TK/SD/SMP/SMA/SMK/SLB Sederajat mulai tanggal 16 s.d 21 Oktober 2026," demikian tertulis dalam surat edaran yang dilihat, Kamis (15/10/2026).
Satuan pendidikan disebut meminta orang tua/wali murid mengawasi agar murid mengikuti PJJ dan membatasi aktivitas murid di luar rumah. Murif belajar di rumah masing-masing dengan memanfaatkan platform digital atau media komunikasi yang disesuaikan oleh pihak sekolah.
Wilayah Sumut diselimuti kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) beberapa hari terakhir. Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution meminta agar sekolah melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai besok.
"Untuk kegiatan belajar mengajar karena beberapa daerah kabut asapnya tebal itu ada yang sudah melaksanakan pembelajaran jarak jauh mulai hari ini," kata Bobby Nasution di SMA Negeri 1 Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Kamis (15/10/2026).
"Saya minta kalau asapnya masih seperti ini, saya minta mulai besok untuk SMA, SMK, dan SLB mulai besok pembelajaran jarak jauh, ini belajar dari rumah, bukan libur," imbuhnya.
Bobby juga meminta agar kepala daerah di Sumut memakai memberlakukan PJJ di tingkat TK hingga SMP. Bobby bakal mengeluarkan surat untuk kepala daerah.
"Pak Bupati karena ini asap sangat rentan terhadap pernapasan anak-anak dan lansia, anak-anak SD kalau bisa pembelajaran jarak jauh," sebutnya.
Politikus Gerindra ini mengimbau agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika memang harus keluar, masyarakat diimbau memakai masker.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat kalau beraktivitas di luar rumah menggunakan sepeda motor gunakan masker, kalau memang tidak terlalu penting kegiatan di luar ya di rumah aja," tuturnya.
