Seruan yang menandai masuknya waktu salat fardhu sekaligus syiar bagi umat Islam di seluruh penjuru dunia disebut dengan azan. Umat muslim dianjurkan untuk menghentikan aktivitas sejenak ketika panggilan suci ini berkumandang.
Hal itu bertujuan guna menjawab azan dan melafalkan doa setelahnya.
Dilansir detikHikmah dalam buku Menit Terbaik karya Fathz, diterangkan berbagai adab utama saat mendengar panggilan salat. Setiap muslim dianjurkan menjawab lantunan azan dengan kalimat yang serupa, memusatkan perhatian, serta menghindari obrolan atau kegiatan yang dapat mengurangi kekhusyukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bacaan Doa Setelah Azan dan Iqamah
Umat Islam disunnahkan memanjatkan doa kepada Allah SWT setelah azan selesai dilantunkan. Hal itu sebagaimana dikutip dari buku Hafalan Luar Kepala Semua Bacaan Shalat, Doa Pilihan, Dan Surat-Surat Pendek karya Ustadz Khalili Amrin Ali al-Sunguti.
Berikut ini bacaan doa setelah adan:
اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ، وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ، آتِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ، وَالشَّرَفَ وَالدَّرَجَةَ الْعَالِيَةَ الرَّفِيعَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ، إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ
Allaahumma rabba haadzihid da'watit taammah. Wash shalaatil qaa-imah. Aati sayyidanaa muhammadanil wasiilata wal fadhiilah, wasy syarafa wad darajatal 'aaliyatar rafii'ah, wab'atshul maqaamal mahmuudanil ladzii wa'ad-tah, innaka laa tukhliful mii'aad.
Artinya: "Ya Allah, Tuhan yang memiliki panggilan ini, Yang Sempurna dan memiliki shalat yang didirikan. Berilah junjungan kami, Nabi Muhammad, wasilah dan keutamaan serta kemuliaan dan derajat yang tinggi, dan angkatlah beliau ke tempat terpuji, seperti telah Engkau janjikan. Sesungguhnya, Engkau adalah Dzat Yang Tidak Mengingkari Janji."
Berikut ini doa setelah iqamah:
اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ، وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ، صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَآتِهِ سُؤْلَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Allaahumma rabba haadzihid da'watit taammati, wash shalaatil qaa-imah, shalli wasallim 'alaa sayyidinaa muhammadin, wa aatihi su'lahuu yaumal qiyaamah.
Artinya: "Ya Allah, Tuhan yang memiliki panggilan yang sempurna dan shalat yang ditegakkan, curahkanlah rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad dan kabulkanlah segala permohonannya pada hari kiamat."
Artikel ini telah tayang di detikHikmah, baca selengkapnya di sini
