13 Alat Berat Dikerahkan Percepat Penanganan Longsor di Ruas Tapan-Batas Jambi

Sumatera Barat

13 Alat Berat Dikerahkan Percepat Penanganan Longsor di Ruas Tapan-Batas Jambi

Jeka Kampai - detikSumut
Jumat, 16 Okt 2026 12:40 WIB
Alat berat dikerahkan di batas Sumbar-Jambi.
Foto: Alat berat dikerahkan di batas Sumbar-Jambi. (dok. BPJN Sumbar)
Pesisir Selatan -

Kementerian PU melalui Balai Pemeliharaan Jalan Nasional (BPJN) terus mempercepat penanganan bencana tanah longsor pada ruas jalan nasional yang menghubungkan Sumatera Barat (Sumbar) dengan Jambi, tepatnya di kawasan Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan menuju Kerinci Jambi. Longsor terjadi akhir pekan lalu di 7 titik yang membuat jalur tersebut sempat putus total.

Kepala BPJN Sumbar, Elsa Friandi Putra mengatakan, pihaknya mengerahkan 13 unit alat berat dan kendaraan pendukung di lokasi untuk membersihkan badan jalan dari material longsor. Pekerjaan penanganan bencana tersebut dilakukan selama 24 jam.

"Penanganan difokuskan pada pembersihan material longsor dan pemulihan fungsi jalan secara bertahap guna mendukung kelancaran akses transportasi masyarakat. Ada 13 alat berat kita yang masih bekerja di lokasi," kata Elsa dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (16/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia merinci, 13 alat berat tersebut terdiri atas 4 unit excavator, 1 unit excavator mini, 2 unit wheel loader, 1 unit motor grader, dan 5 unit dump truck.

"Seluruh peralatan mendukung pembersihan material longsor di sejumlah titik terdampak sesuai kondisi di lapangan," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan kondisi per hari ini, sejumlah titik telah kembali fungsional untuk dua jalur, yaitu KM 229+700, KM 229+900, KM 230+400, KM 231+200, KM 231+800, dan KM 232+800. Adapun KM 228+100 dan KM 228+400 telah fungsional dengan sistem buka-tutup satu jalur, sedangkan KM 230+050 masih fungsional satu jalur.

Pekerjaan dilakukan secara bertahap. Di KM 228+100, pembersihan sisa tanah longsor terus dilakukan dan material diangkut ke lokasi pembuangan. Sementara itu, di KM 228+400, pembersihan telah diselesaikan pada dua dari tiga titik longsoran.

Satu titik lainnya memerlukan penanganan khusus karena terdapat batu berukuran besar.

Pembersihan material juga dilakukan di KM 230+050. Sedangkan pembersihan saluran dari material longsor di KM 231+200 telah selesai dilaksanakan.

Meski sudah ada ruas jalan yang bisa dilalui, namun pengendara diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, mematuhi rambu dan arahan petugas, serta mengikuti pengaturan lalu lintas yang berlaku selama proses penanganan berlangsung.

Diketahui, longsor yang dipicu oleh banjir terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan pada Sabtu (10/10/2026) lalu. Musibah itu menyebabkan belasan rumah rusak, dua diantaranya hanyut dibawa banjir.

Selain itu, jalan nasional yang menghubungkan Sumbar dengan Jambi di ruas Tapan-Sungai Penuh, Kerinci terputus total.



(mjy/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads