4 Orang Tewas dalam Insiden Penembakan di SD Oregon AS

Internasional

4 Orang Tewas dalam Insiden Penembakan di SD Oregon AS

Kartika Sari - detikSumut
Jumat, 16 Okt 2026 11:01 WIB
Ilustrasi penembakan
Ilustrasi penembakan. (Foto: Getty Images/iStockphoto/ugurhan).
Jakarta -

Penembakan terjadi di Sekolah Dasar Silver Rail di Bend, Oregon, Amerika Serikat (AS). Tiga anak dan seorang guru tewas dalam kejadian tersebut.

Dikutip detikNews dari CBS News, Jumat (16/10/2026), penembakan tersebut terjadi pada Kamis (15/10) waktu setempat. Pelaku yang merupakan remaja 16 tahun juga tewas setelah ditembak salah seorang warga di lokasi.

Kepala Kepolisian Bend, Mike Krantz, menyampaikan dalam konferensi pers pada Kamis malam bahwa selain seorang guru, ketiga anak yang tewas masing-masing berusia 5, 8, dan 11 tahun. Dua orang lainnya merupakan anak berusia 7 tahun dan seorang guru berusia 54 tahun dilarikan ke St. Charles Medical Center dalam kondisi kritis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Krantz menjelaskan bahwa petugas menerima panggilan darurat 911 sesaat sebelum pukul 13.00 dari seseorang yang melaporkan sudah ditembaki beberapa kali saat berada di dalam kendaraannya oleh seorang tersangka yang membawa senjata laras panjang. Tak lama kemudian, pusat layanan darurat menerima puluhan panggilan 911 yang melaporkan bahwa tersangka telah memasuki sekolah tersebut.

ADVERTISEMENT

Menurut Krantz, pelaku memaksa masuk ke dalam sekolah dengan cara "menembaki pintu-pintu yang terkunci."

Saat petugas tiba di lokasi dalam waktu 3 menit usai panggilan darurat pertama, mereka mendapati bahwa tersangka sudah tewas di tangan seorang warga yang berada di tempat kejadian.

"Seorang petugas melaporkan bahwa tersangka telah ditembak oleh seorang warga yang melihatnya masuk ke sekolah, lalu mengejarnya ke dalam dan melakukan tindakan terhadapnya," kata Krantz kepada para wartawan.

Krantz menambahkan, setelah petugas memasuki gedung, mereka menemukan empat korban yang sudah meninggal dunia.

Pihak berwenang belum mengungkapkan jenis senjata yang digunakan dalam serangan tersebut maupun jumlah peluru yang ditembakkan. Motif penembakan pun belum diketahui.

Krantz menuturkan bahwa pihak berwenang telah mengevakuasi sekolah dan memindahkan seluruh siswa serta staf ke sebuah gereja di dekat lokasi, tempat mereka dapat dipertemukan kembali dengan keluarga masing-masing.

"Hari ini, sebuah tragedi yang tak terbayangkan terjadi di Sekolah Dasar Silver Rail," ujar Steven Cook, pengawas sekolah distrik Bend-La Pine, dalam konferensi pers tersebut.

"Tidak seharusnya ada komunitas mana pun yang harus melakukan apa yang sedang kami lakukan saat ini. Saya kehabisan kata-kata untuk menggambarkan apa yang sedang dirasakan oleh komunitas ini sekarang."



(ksr/dhm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads