detikers pernah nggak ketika dalam perjalanan, nonton film, atau sekadar bosen ditemani dengan kacang sebagai cemilan. Kacang jadi opsi camilan yang mudah dijangkau untuk yang suka makan snacks.
Nah, kalau dilihat dari nilai gizinya, kacang-kacangan bisa menjadi pilihan camilan untuk menambah asupan protein harian, loh. Namun, kandungan protein setiap jenis kacang berbeda-beda.
Karena itu untuk orang yang sedang menjalani diet dan membentuk masa otot, kacang merupakan salah satu alternatif untuk dijadikan camilan. Lantas, kacang apa yang memiliki protein paling tinggi? Berdasarkan tabel komposisi gizi kacang mentah menurut tinjauan Kim dkk.
(2017) dalam jurnal Nutrients, terdapat 10 jenis kacang yang dibandingkan kandungan gizinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menariknya, dari tabel tersebut, kacang tanah (peanut) menjadi yang tertinggi mengandung protein di antara 9 jenis lainnya. Berikut urutan kacang-kacang dengan protein tertinggi.
Daftar Kacang dengan Protein Tertinggi
Berikut urutan 10 jenis kacang berdasarkan kandungan protein per 100 gram bahan mentah, mengacu pada tabel tabel dalam jurnal Nutriens.
1. Kacang tanah: 26 gram
Kacang tanah menempati urutan pertama dengan kandungan protein sekitar 26 gram per 100 gram. Selain protein, kacang ini juga mengandung lemak tak jenuh, serat, serta sejumlah vitamin dan mineral.
2. Almon: 21,15 gram
Almon berada di posisi kedua dengan kandungan protein sekitar 21,15 gram per 100 gram. Kacang ini juga dikenal sebagai sumber vitamin E dan serat yang dapat membantu melengkapi kebutuhan gizi harian.
3. Pistachio: 20,16 gram
Pistachio mengandung sekitar 20,16 gram protein per 100 gram. Selain protein, kacang berwarna hijau ini mengandung serat, lemak tak jenuh, serta sejumlah vitamin dan mineral.
4. Kacang mete: 18,22 gram
Kacang mete memiliki kandungan protein sekitar 18,22 gram per 100 gram. Kacang ini juga mengandung magnesium, tembaga, dan lemak tak jenuh yang menjadi bagian dari komposisi gizinya.
5. Kenari: 15,23 gram
Kenari mengandung sekitar 15,23 gram protein per 100 gram. Keunggulan lainnya terletak pada kandungan lemak tak jenuh ganda, termasuk asam alfa-linolenat (ALA), salah satu jenis asam lemak omega-3.
6. Hazelnut: 14,95 gram
Kacang ini tumbuh subur di negara dengan iklim sedang utara serta kawasan dengan iklim Mediteranian, seperti Turki. Hazelnut memiliki kandungan protein sekitar 14,95 gram per 100 gram. Kacang yang rupanya hampir mirip dengan kemiri ini juga mengandung lemak tak jenuh, serat, dan vitamin E, loh.
7. Kacang Brasil: 14,32 gram
Kacang Brasil mengandung sekitar 14,32 gram protein per 100 gram. Jenis kacang ini juga dikenal kaya selenium, mineral yang dibutuhkan tubuh untuk mendukung fungsi sejumlah enzim. Namun, konsumsinya perlu dibatasi karena kandungan seleniumnya dapat sangat tinggi.
8. Kacang pinus: 13,69 gram
Kacang pinus atau pine nuts mengandung sekitar 13,69 gram protein per 100 gram. Biji dari sejumlah jenis pohon pinus ini juga mengandung lemak tak jenuh dan mineral. Faktanya, ukuran kacang pinus hanya sebesar 1 hingga 1,5 sentimeter saja.
9. Kacang pecan: 9,17 gram
Pecan merupakan kacang yang berasal dari wilayah Amerika, khususnya di selatan Amerika dam Meksiko. Pecan mengandung sekitar 9,17 gram protein per 100 gram. Walaupun kandungan proteinnya lebih rendah dibandingkan jenis kacang di atasnya, pecan tetap menyediakan lemak tak jenuh dan sejumlah mineral.
10. Kacang macadamia: 7,91 gram
Macadamia berada di urutan kesepuluh dengan kandungan protein sekitar 7,91 gram per 100 gram. Kacang ini memiliki kandungan lemak yang relatif tinggi, terutama lemak tak jenuh tunggal.
Seluruh angka kandungan protein di atas mengacu pada tabel komposisi kacang mentah dalam analisis yang diterbitkan di jurnal Nutrients. Nilai sebenarnya dapat berbeda menurut varietas, kondisi bahan, dan metode pengolahan.
Apakah Kacang dengan Protein Tertinggi Paling Sehat?
Kandungan protein bukan satu-satunya ukuran untuk menilai kualitas gizi suatu makanan. Setiap jenis kacang memiliki keunggulan berbeda, mulai dari serat dan vitamin hingga jenis lemak serta mineral tertentu.
Melansir dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, kacang-kacangan merupakan sumber protein, lemak tak jenuh, dan zat gizi lainnya. Konsumsi kacang juga dikaitkan dengan manfaat bagi kesehatan jantung, meski hasilnya tidak berarti satu jenis kacang paling baik untuk semua orang.
Perlu diingat, angka protein per 100 gram bukan berarti seseorang harus mengonsumsi kacang sebanyak itu dalam sekali makan. Kacang juga mengandung kalori yang cukup tinggi, sehingga ukuran porsi tetap perlu diperhatikan.
Kacang tanah menjadi pilihan dengan kandungan protein tertinggi dalam daftar ini. Namun, variasi jenis kacang dalam pola makan sehari-hari dapat membantu detikers buat memenuhi kebutuhan zat gizi yang beragam.
Artikel ditulis Muhammad Fikri Haikal Saragih, peserta Maganghub Kemnaker di detikcom
Baca juga: 6 Kebiasaan yang Bisa Bikin Diet Gagal |
Simak Video "Video: Diet Khusus Atlet Bisa Ditiru Warga Biasa?"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)
