Francesco 'Pecco' Bagnaia mengaku tak terkejut terjatuh saat menjalani balapan MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika. Rider Ducati tersebut menilai kemunduran performa motor dalam dua tahun terakhir semakin terasa di lintasan itu.
Melansir detikSport, di Mandalika akhir pekan lalu, Bagnaia sebenarnya sempat menunjukkan perkembangan. Dia berhasil lolos langsung ke Q2 untuk pertama kalinya sejak MotoGP Belanda pada Juni lalu.
Tapi, hasil tersebut belum berlanjut pada balapan. Bagnaia hanya finis kedelapan dalam Sprint Race, sebelum akhirnya crash pada lap keenam balapan utama, Minggu (11/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagnaia mengaku kesulitan mendapatkan daya cengkeram ban dan merasa tak punya kendali yang cukup terhadap motornya. Ia juga berusaha mendekati Luca Marini untuk meningkatkan tekanan ban depan, tetapi justru terjatuh saat memaksakan motornya.
"Saya cuma terjatuh," kata Bagnaia seperti dilansir Crash.
"Tidak ada grip, tidak ada feeling, dan saya terjatuh begitu saja. Sesederhana itu. Saya tidak terkejut. Saya lambat dan mencoba mengejar Luca untuk menaikkan tekanan ban depan."
"Tetapi saat itu saya terlalu memaksakan motor. Motor tidak mendukung saya, lalu saya terjatuh," ujarnya.
