Penyebab Blackout Batam Masih Diselidiki, PLN Duga Hewan Liar Masuk Gardu Induk

Kepulauan Riau

Penyebab Blackout Batam Masih Diselidiki, PLN Duga Hewan Liar Masuk Gardu Induk

Alamudin Hamapu - detikSumut
Selasa, 13 Okt 2026 12:58 WIB
Petugas PLN Batam melakukan penanganan gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman listrik meluas pada Senin (12/10/2026).
Foto: Petugas PLN Batam melakukan penanganan gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman listrik meluas pada Senin (12/10/2026). (dok. PLN Batam)
Batam -

PT PLN Batam menduga gangguan listrik yang menyebabkan pemadaman meluas di Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Senin (12/10/2026) dipicu masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan. Namun, penyebab pasti gangguan tersebut masih dalam proses penelusuran.

Sekretaris Perusahaan PLN Batam, Rudi Antono mengatakan indikasi awal menunjukkan adanya gangguan pada instalasi kelistrikan di gardu induk tersebut. Gangguan itu kemudian berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah Batam.

"Berdasarkan indikasi awal, gangguan diduga dipicu oleh masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan yang menyebabkan gangguan pada instalasi kelistrikan hingga berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah," kata Rudi dalam keterangannya Selasa (13/10/2206).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rudi menegaskan penyebab pasti gangguan masih ditelusuri oleh tim teknis bersama pihak berwenang. Dengan demikian, dugaan masuknya hewan liar tersebut belum menjadi kesimpulan akhir mengenai penyebab pemadaman.

"Penyebab pasti gangguan masih dalam proses penelusuran lebih lanjut oleh tim teknis dan pihak berwenang," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Gangguan sistem kelistrikan itu terjadi pada Senin (12/10) pukul 06.37 WIB dan menyebabkan pemadaman meluas. Tim teknis dan operasional PLN Batam kemudian melakukan penormalan secara bertahap untuk memulihkan pasokan listrik kepada pelanggan terdampak.

Proses pemulihan meliputi pemeriksaan dan penormalan pembangkit, sinkronisasi unit pembangkit, hingga pemulihan jaringan transmisi dan distribusi. Seluruh tahapan dilakukan dengan memperhatikan keselamatan serta kestabilan sistem kelistrikan.

PLN Batam menyatakan seluruh gardu induk dan jaringan transmisi yang terdampak telah berhasil dinormalkan. Pemulihan kemudian dilanjutkan pada jaringan distribusi hingga pasokan listrik kepada seluruh pelanggan terdampak di Kota Batam kembali menyala.

Meski listrik telah kembali normal, PLN Batam tetap menyiagakan petugas teknis dan operasional untuk memantau kondisi sistem serta memastikan keandalan pasokan listrik.

Selain memulihkan pasokan listrik, PLN Batam menyatakan akan memenuhi hak pelanggan atas kompensasi apabila gangguan melampaui standar Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) atau Service Level Agreement (SLA) yang diperjanjikan.

Bagi pelanggan reguler, kompensasi diberikan sebesar 10% dari biaya beban bulanan sesuai Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017.

Sementara itu, pelanggan layanan keandalan berhak memperoleh kompensasi sebesar 15% hingga 25% dari Rupiah Pemakaian Tenaga Listrik (RPTL), sesuai jenis layanan yang diperjanjikan.

Kompensasi tersebut akan diberikan secara otomatis melalui tagihan listrik berikutnya tanpa perlu pengajuan klaim dari pelanggan.

PLN Batam juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat akibat pemadaman listrik tersebut.

"PLN Batam menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan serta mengapresiasi kesabaran, pengertian, dan dukungan seluruh masyarakat selama proses pemulihan berlangsung," ujarnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Menikmati Pijat Spa dan Perawatan Tubuh untuk Relaksasi di Batam "
[Gambas:Video 20detik] (mjy/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads