Blackout Batam-Bintan, 411.219 Pelanggan PLN Terdampak

Blackout Batam-Bintan, 411.219 Pelanggan PLN Terdampak

Alamudin Hamapu - detikSumut
Selasa, 13 Okt 2026 02:04 WIB
Ilustrasi pemadaman listrik. (Ahmad Arfah/detikSumut)
Foto: Ilustrasi pemadaman listrik.
Batam -

Gangguan sistem kelistrikan yang melanda Batam dan Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), pada Senin (12/10/2026) berdampak pada 411.219 pelanggan PLN. Pada Senin malam, listrik mulai pulih. Meski begitu PT PLN Batam mencatat sebanyak 182.739 pelanggan masih mengalami pemadaman hingga pukul 22.45 WIB.

Berdasarkan infografis pembaruan kelistrikan yang diunggah melalui akun Instagram resmi PLN Batam, menyebutkan total pelanggan terdampak mencapai 411.219 pelanggan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 228.480 pelanggan telah kembali menikmati pasokan listrik, atau sekitar 55,6%.

"Sementara itu, 182.739 pelanggan lainnya masih mengalami pemadaman," tulis keterangan posting akun PLN Batam, dilihat Selasa (13/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gangguan tersebut juga berdampak pada beban kelistrikan sebesar 578,2 megawatt (MW). Dari total beban terdampak, sebanyak 233,2 MW telah kembali menyala, sedangkan 345 MW masih padam.

"Persentase beban yang telah pulih tercatat sebesar 40,3%," jelas posting tersebut.

ADVERTISEMENT

Dalam laporan yang sama, PLN Batam mencatat 15 gardu induk terdampak gangguan. Sebanyak 11 gardu induk telah kembali beroperasi, sedangkan empat lainnya masih mengalami gangguan. Persentase pemulihan gardu induk mencapai 73,3%.

Pada sisi transmisi, terdapat 18 unit yang terdampak. Sebanyak 12 unit telah kembali pulih, sementara enam lainnya masih padam. Persentase pemulihan transmisi tercatat sebesar 66,7%.

PLN Batam menyebut kronologi kejadian masih dalam penelusuran. Dalam infografis tersebut, gangguan gardu induk dicantumkan sebagai kronologi kejadian, sedangkan dampaknya berupa pemadaman meluas akibat gangguan sistem kelistrikan Batam-Bintan.

Sebelumnya, sejumlah warga Batam melaporkan pasokan listrik di wilayah mereka mulai kembali menyala sekitar pukul 18.00 WIB setelah mengalami pemadaman hampir 16 jam.

Abidin, warga Batu Aji, mengatakan listrik di wilayahnya telah menyala, tetapi pasokan air bersih masih terhenti.

Keluhan serupa disampaikan Ilham, warga Tiban. Dia menyebut listrik di tempat tinggalnya telah kembali menyala, tetapi air masih belum mengalir hingga malam hari.

Warga berharap pemulihan listrik dapat segera dituntaskan dan pasokan tidak kembali terputus. Mereka juga mengharapkan layanan air bersih segera normal agar aktivitas rumah tangga dapat kembali berjalan seperti biasa.

Hingga pembaruan pukul 22.45 WIB, data PLN Batam menunjukkan proses pemulihan masih berlangsung dengan lebih dari 182 ribu pelanggan tercatat belum kembali menikmati pasokan listrik.



(nkm/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads