Wali Kota Medan Rico Waas angkat bicara terkait video viral seorang warga mengeluhkan kenaikan tarif parkir saat acara Car Free Night (CFN). Rico mengancam akan memecat oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Medan jika terlibat dalam menaikkan setoran parkir.
"Ya kalau misal bermain-main dia, apalagi dari Dishub sendiri tentu sanksinya sanksi berat bagi saya. Ya kalau perlu kita pecat, kalau dia bermain-main," ujar Rico saat diwawancarai, Senin (12/10/2026).
Rico mengatakan, dirinya akan memberikan sanksi tegas kepada pihak yang mengaku menaikkan setoran parkir. Sanksi tersebut, kata dia, akan diberikan meskipun yang bersangkutan merupakan personel Dishub.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah tetapkan aturan. Kalau misalnya dari personel Dishub kita misalnya bermain-main di situ pasti kita sanksi tegas, enggak main-main," ungkapnya.
Politisi Partai NasDem ini memastikan tarif retribusi parkir sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda). Ia menyebut, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan terkait kenaikan tarif parkir saat CFN tersebut.
"Sedang periksa (terkait kejadian di video), intinya tarif parkir itu semuanya standar, sudah kita tetapkan di 2.000 untuk sepeda motor dan 4.000 untuk mobil, tidak boleh lebih dari itu. Siapa yang bermain-main, ada oknum terutama di Dishub, apabila ada yang bermain-main tentu akan kami tindak tegas betul," pungkasnya.
Sebelumnya, video yang menampilkan seorang warga mengeluhkan kenaikan tarif parkir saat Car Free Night (CFN) di kawasan Kesawan, Kota Medan, viral di media sosial. Dalam video beredar yang dilihat detikSumut, Senin (12/10/2026), seorang warga mempertanyakan soal tarif yang naik lebih dari dua kali lipat.
"Sekarang kutanya dulu Pak Walkot ini maksudnya tujuan kalian buat Car Free Night apa? Nih lihat orang ini ribut nih masa parkir goceng, parkir motor hari biasa dua ribu karena Car Free Night jadi lima ribu, tujuan kalian buat ini supaya menambah pemasukan Dishub iya? Parkir mobil yang biasanya empat ribu dia minta sepuluh ribu tadi ya, parkir mobil ya," ujar warga dalam video.
Di dalam video tampak warga tengah berdebat dengan juru parkir (jukir) di kawasan Kesawan. Pria di dalam video juga bercerita bahwa dari pengakuan jukir, pihak Dinas Perhubungan (Dishub) meminta setoran lebih tinggi saat CFN dibanding hari biasa.
"Macam mana kulihat negara ini ya, Car Free Night ini kayak ada udang di balik bakwan ku tengok ini. Tadi tukang parkir bilang setorannya hari biasa 150 ribu, terus kalau Car Free Night 250 ribu, gila. Mendadak kaya lah Dishub kayak gitu ya kan, berapa banyak ini pos-posan tempat mereka nyetor," katanya.
Namun, perekam video juga meminta warga untuk mengecek kembali ke Dishub Medan. Menurutnya, agar informasi terkait setoran tidak simpang siur.
"Terus nanti ditengok sama anak Dishub video ini kan dibilang siapa nama tukang parkirnya gitu. Tapi walaupun gitu kalian cross check dulu ke lapangan untuk pengawas-pengawas Dishub. Ini tukang parkirnya mengadu domba atau cemana ini. Kalian pastikan dulu siapa yang benar nih sekarang," tutupnya.
Foto: Wali Kota Medan Rico Waas. (Rechtin Hani Ritonga/detikSumut)
