Internasional

12 Orang Tewas akibat Serangan Houthi di Bandara Riyadh, KBRI Minta WNI Waspada

Isal Mawardi - detikSumut
Minggu, 11 Okt 2026 14:32 WIB
Ilustrasi serangan Houthi (Foto: DW (News)
Jakarta -

Kelompok Houthi asal Yaman dilaporkan menyerang Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi. Serangan tersebut menewaskan 12 orang dan menyebabkan ratusan lainnya mengalami luka-luka. Menyikapi situasi tersebut, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh mengimbau warga negara Indonesia (WNI) untuk menghindari perjalanan ke bandara tersebut.

Melalui pernyataan yang diunggah di akun Instagram resminya pada Minggu (11/10/2026), KBRI Riyadh meminta seluruh WNI di Arab Saudi meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas perjalanan yang tidak mendesak.

"Sehubungan dengan situasi terkini, seluruh WNI di Arab Saudi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari daerah yang berpotensi menjadi titik kerawanan, serta membatasi perjalanan yang tidak bersifat esensial," pernyataan KBRI di Riyadh lewat Instagram resminya, Minggu (11/10/2026) melansir detikNews.

KBRI secara khusus meminta WNI tidak mendatangi kawasan Bandara Internasional King Khalid apabila tidak memiliki keperluan mendesak.

"WNI diimbau menghindari perjalanan yang tidak mendesak ke kawasan Bandara Internasional King Khalid, Riyadh," lanjutnya.

Selain itu, WNI diminta tetap berada di tempat yang aman dan mengikuti arahan dari otoritas setempat. KBRI juga mengingatkan masyarakat Indonesia untuk terus memantau informasi resmi yang disampaikan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, KBRI Riyadh, pengelola bandara, serta maskapai penerbangan.

12 Orang Tewas, 309 Terluka

Serangan kelompok Houthi terhadap Bandara King Khalid di Riyadh dilaporkan menewaskan 12 orang. Sementara itu, sebanyak 309 orang lainnya mengalami luka-luka.

Dilansir Aljazeera, Minggu (11/10), korban meninggal dunia terdiri atas empat warga negara Arab Saudi, dua warga Bangladesh, serta masing-masing satu warga Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan.

Menyusul insiden tersebut, sejumlah kedutaan besar negara asing di Arab Saudi turut mengeluarkan peringatan keamanan bagi warga negaranya. Inggris, Kanada, Jerman, Spanyol, dan Amerika Serikat meminta warga mereka menjauhi bandara serta mematuhi instruksi keamanan yang dikeluarkan otoritas setempat.

Kedutaan Besar Spanyol melalui platform X menyebut peringatan itu dikeluarkan menyusul adanya "serangan baru" yang dilakukan kelompok Houthi terhadap bandara tersebut.

Sebelumnya, sejumlah saksi mata mengatakan kepada AFP bahwa perintah evakuasi telah dikeluarkan di kawasan bandara.

Dampak serangan tersebut juga membuat operasional Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dihentikan sementara.



Simak Video "Detik-detik Kapal Tanker Minyak Meledak Diserang Houthi di Laut Merah"

(afb/afb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork