Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara mengungkapkan bahwa pengguna pod/vape narkotika mengandung etomidate atau pod/vape getar di Sumatera Utara didominasi pelajar SMA dan mahasiswa. Pengguna yang paling banyak ditangkap berusia 15-20 tahun.
Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sumut Kombes Josua Tampubolon mengatakan, berdasarkan hasil pengungkapan kasus yang dilakukan pengguna vape narkotika yang paling banyak ditangkap berasal dari kelompok usia remaja. Fakta itu menjadi atensi mereka.
"Pengguna dari kelompok usia 15 hingga 20 tahun merupakan yang paling banyak dari hasil pengungkapan yang kami lakukan," katanya, Sabtu (10/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Josua mengatakan, Sumatera Utara masih menjadi salah satu daerah dengan angka prevalensi penyalahgunaan narkotika tertinggi di Indonesia. Dia menyebutkan, jumlah pengguna narkotika di Sumut diperkirakan mencapai 1 juta hingga 1,5 juta orang.
"Sumut sampai hari ini masih berstatus paling tinggi. Angka prevalensinya antara 1 juta sampai 1,5 juta pengguna. Ini berarti, jika melihat jumlah penduduk Sumut sekitar 15 juta jiwa, hampir 10 persen," ungkapnya.
Menurut Josua, tingginya angka tersebut harus menjadi perhatian bersama. Dia menyebutkan, Sumut masih berada di posisi teratas untuk kasus penggunaan narkoba, disusul Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sulawesi Tengah.
Josua pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran dan mencegah penyalahgunaan narkotika di Sumatera Utara.
"Saya berharap kepada seluruh masyarakat agar kita bersama-sama bangkit, mulai membangun kesadaran bahwa ancaman narkotika ini sudah sangat mengkhawatirkan di Sumatera Utara," katanya.
