Pemkot Pekanbaru Antisipasi Curah Hujan Tinggi, Drainase Jadi Perhatian

Riau

Pemkot Pekanbaru Antisipasi Curah Hujan Tinggi, Drainase Jadi Perhatian

Raja Adil Siregar - detikSumut
Jumat, 09 Okt 2026 14:09 WIB
Agung Nugroho-Markarius Anwar. (dok. Istimewa)
Foto: Agung Nugroho-Markarius Anwar dalam sebuah kesempatan. (dok. Istimewa)
Pekanbaru -

Pemerintah Kota Pekanbaru mulai memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi banjir dan genangan. Langkah ini seiring dengan prakiraan peningkatan curah hujan dalam 2 pekan ke depan.

Antisipasi itu disampaikan Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar usai rapat evaluasi kinerja Tim Lestari bersama para camat dan lurah di Aula Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya beberapa waktu lalu. Markarius menyebut kondisi tersebut menjadi perhatian Pemkot Pekanbaru.

Hal ini karena sejumlah wilayah memiliki titik yang rawan tergenang saat hujan deras. Sehingga Tim Lestari diarahkan untuk memprioritaskan pembersihan saluran drainase di kawasan yang selama ini kerap dilanda banjir dan genangan," kata Markarius.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prakiraan cuaca 2 pekan ke depan, disebut curah hujan mulai tinggi di Kota Pekanbaru. Diperkirakan, musim hujan berlangsung sampai Februari.

"Karena ada potensi banjir dan genangan di beberapa lokasi, dari sekarang Tim Lestari itu kami arahkan membersihkan saluran atau drainase di daerah yang rawan banjir," ujar Markarius dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (9/10/2026).

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, pekerjaan Tim Lestari dilakukan di berbagai lokasi di tiap kecamatan. Namun, dalam menghadapi musim hujan, personel difokuskan terlebih dahulu pada saluran-saluran di kawasan rawan genangan.

Saluran yang bermasalah akan dibersihkan dan dirapikan agar aliran air dapat berjalan lebih lancar. Jika penanganan butuh alat berat, Pemko akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan camat agar menurunkan peralatan ke lokasi.

"Kalau membutuhkan alat berat, nanti kami koordinasikan dengan Dinas PUPR dan para camat. Supaya alat berat bisa diturunkan untuk membersihkan parit dan saluran," sebut Markarius.

Selain mengantisipasi banjir, Pemko Pekanbaru juga mulai memetakan pohon-pohon yang berpotensi tumbang saat hujan deras dan angin kencang. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) diminta melakukan pengecekan terhadap pohon-pohon yang dilaporkan warga dalam kondisi miring, mati, atau berpotensi membahayakan.

"Tidak semua pohon yang dilaporkan warga harus ditebang. Pohon yang masih sehat dan kokoh tetap akan kami pertahankan," kata Markarius.

Sebaliknya, pohon yang mati dan berisiko tumbang harus segera ditangani. Untuk itu, pohon yang telah mati tidak menimbulkan risiko pohon tumbang saat angin kencang dan hujan deras.

"Ini kerja-kerja yang proaktif yang perlu kami lakukan sekarang," tegas Markarius.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Kepala Daerah Kerap Salahkan Hujan saat Bencana, Padahal Tata Ruang"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads