Sebaran asap kembali terdeteksi di sejumlah wilayah Sumatera Utara. BMKG mencatat ada 15 kabupaten/kota yang terdampak asap.
Berdasarkan data BBMKG Wilayah I, Rabu (7/10/2026) puku 10.00 WIB, sebaran asap terdeteksi di Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Mandailing Natal, Padangsidimpuan, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Toba, Samosir, Asahan, Kota Tanjungbalai, dan Humbang Hasundutan.
Sementara itu, hasil pemantauan citra satelit pada sebaran titik panas (hotspot) di Sumatera Utara pada tanggal 6 Oktober 2026 terdapat 1 titik panas yang tersebar di Humbang Hasundutan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi sebaran asap yang menyelimuti Sumut juga berdampak pada jarak pandang. BBMKG Wilayah I Jarak pandang berkisar antara 1-5 km.
"Berdasarkan hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Aek Godang dan Stasiun Meteorologi Silangit, jarak pandang pada Rabu (7/10) pukul 11.00 WIB turun berkisar 1-5 kilometer," ungkap Kepala BBMKG Wilayah I Hendro Nugroho.
Berdasarkan pemantauan kualitas udara konsentrasi PM2.5 (partikel sangat kecil di udara) di Sumatera Utara berada pada kategori baik hingga tidak sehat.
"Masyarakat yang berada di wilayah dengan jarak pandang rendah akibat kabut dan asap juga diimbau untuk berhati-hati saat berkendara, menjaga jarak pandang, dan menggunakan perlengkapan yang sesuai," pungkasnya.
