Rumah Dinas Mewah Kajati Riau Senilai Rp 8,5 M Tuntas Dibangun

Riau

Rumah Dinas Mewah Kajati Riau Senilai Rp 8,5 M Tuntas Dibangun

Raja Adil Siregar - detikSumut
Selasa, 06 Okt 2026 14:18 WIB
Penampakan Rumah Dinas Kejati Riau di Pekanbaru.
Foto: Penampakan Rumah Dinas Kejati Riau di Pekanbaru. (Raja Adil Siregar/detikSumut)
Pekanbaru -

Rumah Dinas Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau di Jalan Gajah Mada Pekanbaru, akhirnya hampir tuntas. Rumah mewah dua lantai itu dibangun dengan APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2026 senilai lebih dari Rp 8,5 miliar.

Pantauan detikSumut, rumah dengan cat dominan putih dengan list hitam terlihat berdiri di Jalan Diponegoro. Rumah putih berada tepat di Jalan Gajah Mada yang menghubungkan Rumah Dinas Gubernur di Jalan Diponegoro dengan Kantor Gubernur Riau di Jalan Jenderal Sudirman.

Lokasinya tak jauh dari Kantor Kejaksaan Tinggi Riau. Rumah itu berdiri di antara rumah-rumah lama pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau dan pimpinan di DPRD Riau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di plang proyek, terpampang tulisan Dinas PUPR-PKPP Riau. Tertulis pula pekerjaan untuk Pembangunan Rumah Dinas Kepala Kejaksaan Tinggi Riau dengan nilai kontrak Rp 8.529.284.000.

Adapun sumber dana berasal dari APBD Provinsi Riau tahun 2026 dengan waktu pelaksanaan 180 hari kalender. Kontraktor pembangunan tertulis CV Japad Pratama.

ADVERTISEMENT

"Proyek Ini Terlaksana atas Partisipasi Anda," begitulah tulisan penutup di plang proyek berwarna kuning tersebut.

Rumah terlihat megah dengan bangunan area parkir di sisi kiri. Sementara pagar bangunan terlihat kokoh dengan hiasan batu alam berwarna cokelat.

Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau Zulfahmi membenarkan rumah dinas milik Kejati Riau itu telah memasuki ke tahapan finishing.

"Persisnya (presentase) belum monitor ya, itu tinggal finishing saja," ungkap Zulfahmi, Selasa (5/10/2026).

Zulfahmi memastikan anggaran bersumber dari APBD Provinsi Riau Tahun 2026. Untuk sumber anggaran diakui sempat batal dan kembali dianggarkan Tahun Anggaran 2026 ini.

"Dianggarkan Tahun 2026," kata Zulhahmi.



(ras/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads