Sekolah Rakyat 2 Medan Kekurangan Guru, Pemkot Janji Carikan Solusi

Sekolah Rakyat 2 Medan Kekurangan Guru, Pemkot Janji Carikan Solusi

Rechtin Hani Ritonga - detikSumut
Rabu, 30 Sep 2026 17:30 WIB
Wali Kota Medan Rico Waas.
Wali Kota Medan Rico Waas. (Foto: Rechtin Hani Ritonga/detikSumut)
Jakarta -

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Medan mengaku mengalami kekurangan guru. Terkait hal ini, Wali Kota Medan Rico Waas berjanji akan mencarikan solusi untuk mengatasi permasalahan kekurangan guru ini.

"Itu memang kami sudah sempat komunikasikan, nanti akan kita cari solusinya yang terbaik, supaya nanti kualitasnya (guru) juga bisa semakin meningkat," ujar Rico saat diwawancarai di gedung DPRD Medan, Rabu (30/9/2026).

Rico memastikan hal ini akan menjadi perhatian pihaknya. Selain ketersediaan jumlah guru, Rico mengaku, Pemkot juga ingin guru di sekolah rakyat memiliki kualitas yang lebih baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya, memang ini menjadi atensi bagi kami, agar kualitas-kualitas guru-guru, wali asuhnya juga akan lebih baik," tambahnya.

Sebelumnya, Kepala SMA dan SD Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Medan, Syahripal Putra mengaku pihaknya masih kekurangan tenaga pengajar.

ADVERTISEMENT

Syahripal meminta pemerintah untuk membantu menyediakan kebutuhan guru tersebut.

"Kita juga meminta kepada Pemko maupun Pemprov untuk mengadakan guru. Namun memang tentu saja ada guru yang kita belum dapat, yaitu guru agama karena di tingkat Pemprov maupun Pemko sendiri itu kekurangan," kata Syahripal.

Dikatakan Syahripal, untuk mengisi posisi guru-guru yang dibutuhkan ini, bisa melalui kebijakan mandiri sekolah untuk merekrut guru yang kredibel.

"Jadi kita mengambil kebijakan berdasarkan aturan dari Kemensos dan Kemenpan RB, kita boleh mengambil yang memang betul-betul kredibel yang akan nanti di-SK-kan oleh Kemensos juga," ungkapnya.

Menurutnya, saat ini pihak Pemerintah Kota (Pemkot) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) sudah membantu merekrut 3 orang guru untuk SRT 2 Medan. Namun, kata Syahripal, saat ini pihaknya masih kekurangan guru agama.

"Sudah ada bantuan (dari Pemkot dan Pemprov). Sudah ada bantuan sebanyak tiga guru SD, namun tadi saya sampaikan ada guru yang juga di Pemko kekurangan yakni guru agama," pungkasnya.



(afb/afb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads