P-APBD Medan 2026 Disahkan, Walkot Rico Targetkan Tak Ada Silpa

P-APBD Medan 2026 Disahkan, Walkot Rico Targetkan Tak Ada Silpa

Rechtin Hani Ritonga - detikSumut
Selasa, 29 Sep 2026 22:20 WIB
Suasana rapat paripurna pengesahan P-APBD Kota Medan tahun 2026. (Rechtin Hani Ritonga/detikSumut)
Foto: Suasana rapat paripurna pengesahan P-APBD Kota Medan tahun 2026. (Rechtin Hani Ritonga/detikSumut)
Medan -

Pemerintah Kota (Pemkot) Medan bersama DPRD Kota Medan menyepakati Ranperda tentang Perubahan APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2026. Wali Kota Medan Rico Waas berharap tidak ada Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang berlebihan.

"Akan kita kejar (realisasi anggaran). Tadi barusan dilaporkan beberapa realisasi-realisasi yang sudah terjadwalkan. Tapi yang terpenting adalah saya mengatensikan agar tidak lagi terjadi nantinya Silpa yang berlebihan. Jadi memang harus efektif," ujar Rico saat diwawancarai usai Rapat Paripurna DPRD Kota Medan di Gedung DPRD Medan, Selasa (29/9/2026).

Adapun dalam kesepakatan tersebut, struktur P-APBD Kota Medan tahun anggaran 2026 terdiri atas pendapatan daerah sebesar Rp 7,13 triliun lebih, belanja daerah sebesar Rp 7,73 triliun lebih, serta pembiayaan neto sebesar Rp 592,21 miliar lebih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rico mengatakan, anggaran yang sudah disepakati dalam P-APBD 2026 harus tersalurkan untuk pembangunan Kota Medan.

ADVERTISEMENT

"Masyarakat akan membutuhkan seluruh daya upaya yang kita miliki agar pembangunan-pembangunan ini bisa lebih terasa, ya, terutama dari seluruh penganggaran yang ada dari tahun ini maupun di P-APBD kita," ungkapnya.

Politisi Partai NasDem ini juga menyebut, dirinya akan memberikan sanksi bagi OPD yang masih memiliki realisasi anggaran yang rendah.

"Ya, saya mendata hal-hal apa yang menjadi problem. Kalau memang tidak dijalankan dikarenakan memang kelalaian mereka, itu memang harus ada punishment (sanksi)," ungkapnya.

Selain sanksi, kata Rico, pihaknya akan mencari solusi agar realisasi anggaran bisa berjalan dengan maksimal.

"Tapi kita harus mencari solusinya, bagaimana caranya anggaran tersebut bisa benar-benar terserap secara efektif, benar-benar terserap dan bisa dijalankan dan dengan sesuai aturan yang berlaku," pungkasnya.



(astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads