Sebanyak 100 mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Aceh dinyatakan lulus kuliah tanpa perlu menyusun skripsi. Mereka meraih gelar sarjana melalui publikasi artikel pada jurnal nasional terakreditasi maupun jurnal internasional bereputasi Scopus.
"Pada yudisium gelombang ini, FSH UIN Ar-Raniry meluluskan 200 lulusan, 100 di antaranya lulus tanpa skripsi," kata Dekan FSH Prof Mursyid Djawas dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).
Fakultas tersebut menggelar Yudisium Gelombang III Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Prof Ali Hasjmy Koplema Darussalam Banda Aceh, Rabu (23/9). Mursyid menjelaskan kebijakan kampus bagi mahasiswa dapat menyelesaikan studi lebih cepat ini tertuang dalam Keputusan Rektor Nomor 200 Tahun 2024.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahasiswa diberikan pilihan untuk menyelesaikan tugas akhir dalam bentuk publikasi ilmiah, prototipe, atau proyek sebagai alternatif dari skripsi. Ia menyebutkan, lulusan FSH UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang menyelesaikan tugas akhir melalui jalur karya ilmiah publikasi jurnal terus meningkat.
Wakil Dekan bidang Akademik dan Kelembagaan FSH UIN Ar-Raniry, Dedy Sumardi menyebutkan, pada yudisium gelombang III tahun 2026 ini meluluskan 200 sarjana terdiri atas 93 laki-laki dan 107 perempuan.
Selain itu, pada yudisium kali ini FSH juga meluluskan tujuh mahasiswa asing yang berasal dari Malaysia. Menurutnya dari 200 lulusan, 68 di antaranya meraih predikat cumlaude, 37 dengan predikat pujian, 95 orang predikat sangat baik.
"Masih banyak ruang kosong yang dibutuhkan oleh Aceh bagi alumni FSH. Di Aceh, secara sah dan meyakinkan didukung oleh perundangan untuk menerapkan syariat Islam di semua sendi kehidupan masyarakat. Alumni FSH dibutuhkan agar berkontribusi dalam mengisi peran-peran sentral penyempurnaan pelaksanaan syariat Islam di Aceh," jelasnya.
Baca juga: Ini 4 Bakal Calon Rektor UIN Ar-Raniry |
