PT BSP Komitmen Perkuat Mitigasi Banjir, Normalisasi Kanal Siak-Buton 10 KM

Riau

PT BSP Komitmen Perkuat Mitigasi Banjir, Normalisasi Kanal Siak-Buton 10 KM

Raja Adil Siregar - detikSumut
Rabu, 23 Sep 2026 12:41 WIB
Proses normalisasi kanal di Siak demi mengantisipasi banjir oleh PT BSP (Foto: Dok BSP)
Proses normalisasi kanal di Siak demi mengantisipasi banjir oleh PT BSP (Foto: Dok BSP)
Pekanbaru -

PT Bumi Siak Pusako (BSP) memperkuat komitmen dalam mendukung mitigasi risiko banjir di sekitar wilayah operasional perusahaan. Salah satunya melakukan normalisasi kanal sepanjang kurang lebih 10 kilometer di Jalan Lintas Siak-Buton.

Pekerjaan ditandai dengan pengerahan alat berat jenis Long Arm untuk pembersihan, pengerukan dan normalisasi kanal yang melintasi wilayah Kecamatan Pusako dan Kecamatan Sungai Apit. Langkah ini bagian dari komitmen PT BSP dalam mendukung kelancaran aliran air sekaligus mengurangi potensi genangan di kawasan Ring 1 perusahaan.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari pembahasan bersama Pemerintah Kabupaten Siak dan PT Arara Abadi pada awal 2026. Kolaborasi ketiga pihak tersebut dituangkan melalui Memorandum of Understanding (MoU) yang mengatur pembagian peran dalam upaya normalisasi kanal di kawasan terdampak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesepakatan itu, BSP mendapat amanah melaksanakan normalisasi kanal pada sisi kanan jalur pipa di sepanjang Jalan Lintas Siak-Buton. Panjangnya hampir 10 kilometer.

ADVERTISEMENT

Bagian dari Komitmen Berkelanjutan

Team Manager Community Development PT BSP, Tengku Muchlis mengatakan pekerjaan normalisasi kanal merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berkontribusi terhadap kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Khususnya dalam menghadapi risiko bencana hidrometeorologi.

"Berdasarkan MoU antara Pemerintah Kabupaten Siak, PT Bumi Siak Pusako dan PT Arara Abadi, BSP mendapat bagian untuk melakukan normalisasi kanal di kawasan ini. Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk mendukung kelancaran aliran air dan kepentingan masyarakat," kata Tengku Muchlis, Rabu (23/9/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan serupa sebelumnya telah dilakukan BSP di sejumlah wilayah Ring 1, termasuk Desa Rempak, Desa Bandar Pedada, Desa Sungai Nibung, Simpang Doral menuju Butun, Desa Koto Raja, Desa Lubuk Garam dan Desa Sumber Jaya.

Sebelumnya, BSP juga telah menyelesaikan pekerjaan pencucian kanal sepanjang kurang lebih 6 kilometer di kawasan Sungai Limau.

Pembersihan tersebut turut memberikan dampak terhadap kondisi genangan di sekitar Kampung Dosan. Menurut Penghulu Kampung Dosan, Zamri, setelah kanal dibersihkan, aliran air menjadi lebih lancar sehingga genangan secara bertahap dapat surut.

"Setelah Sungai Limau dibersihkan, jalan air menjadi lebih lancar dan terarah. Banjir yang terjadi berangsur-angsur surut," ungkap Zamri.

Kolaborasi dan Peran Masyarakat

Upaya pengendalian banjir tidak hanya membutuhkan intervensi teknis, tetapi juga dukungan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga fungsi kanal dan sungai.

Camat Pusako, Wahyudi, S.STP, mengimbau masyarakat dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air.

"Masyarakat diharapkan tidak membuang sampah sembarangan. Termasuk pelepah sawit, jangan dibuang ke kanal maupun sungai karena dapat menyebabkan pendangkalan dan menghambat aliran air," ujarnya.

Sementara itu, proses normalisasi kanal Jalan Lintas Siak-Buton ditargetkan dapat diselesaikan secara bertahap hingga akhir September 2026, dengan memperhatikan kondisi lapangan dan kebutuhan pekerjaan.

Tengku Muchlis menegaskan, keterlibatan BSP dalam kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional.

"Insyaallah, normalisasi kanal sepanjang kurang lebih 10 kilometer ini akan kami kerjakan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan bersama. Harapannya, setelah fungsi kanal kembali optimal, aliran air dapat lebih lancar dan risiko genangan di kawasan tersebut dapat diminimalkan," katanya.

Bagi BSP, penguatan infrastruktur lingkungan dan pengelolaan tata air merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam membangun hubungan yang berkelanjutan dengan masyarakat di wilayah operasional. Melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah, pemangku kepentingan dan masyarakat, BSP terus berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat sekitar.



(ras/dhm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads