2 Warga Hilang Usai Banjir Bandang di Solok

Sumatera Barat

2 Warga Hilang Usai Banjir Bandang di Solok

Jeka Kampai - detikSumut
Selasa, 22 Sep 2026 15:40 WIB
Banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumbar.
Foto: Banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumbar. (Jeka Kampai/detikSumut)
Solok -

Dua warga dilaporkan hilang setelah banjir bandang menerjang kawasan Kantor Bupati Solok, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), kemarin malam. Korban hilang masih dalam pencarian.

Wakil Bupati Solok Candra mengatakan, identitas dua warga yang hilang tersebut yakni Agusra (59) dan Dafi Arahma (21)

"Pagi ini masih ada dua orang yang hilang. Saat ini masih proses pencarian," kata Candra kepada wartawan, Selasa (22/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, tim gabungan telah diterjunkan untuk mencari keberadaan kedua warga tersebut.

"Ada tiga tim yang kita terjunkan mencari korban. Itu menyusuri lokasi," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Selain dua warga hilang, Candra mengatakan terdapat empat orang yang mengalami luka akibat banjir bandang.

Identitas keempatnya yakni Muslihat (54) yang mengalami luka ringan dan dirujuk ke RSUD Arosuka, Muhhammad Nurza (57) dirujuk ke SPH Padang, Anggiat Sirait (66) serta Turnalis (45) yang dibawa ke RSUD Arosuka.

"Saat ini korban luka sudah dalam penanganan," jelasnya.

Sementara itu, tim gabungan masih melakukan pencarian dan pembersihan material banjir bandang di kawasan Arosuka dan perkantoran Pemkab Solok.

Material berupa lumpur, batu dan kayu menutupi sebagian badan jalan. Sejumlah kendaraan juga terlihat ikut tertimbun material banjir.

Tim yang terdiri dari BPBD, PMI dan Polri terlihat menyingkirkan material-material banjir bandang dari jalan raya. Di beberapa bagian terlihat sejumlah kendaraan yang ikut tertimbun.

"Kita ada beberapa tim. Ada tim pencarian korban, lalu ada tim pembersihan material di lokasi terdampak," kata Danyon A Pelopor Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Sumbar, AKBP Encep Hendry kepada wartawan di lokasi, Selasa (22/9/2026).

Ia menyebut, ada satu orang yang dilaporkan hilang akibat banjir bandang di Solok. Saat ini masih dalam proses pencarian.

"Ada satu yang dicari. Sesuai laporan yang kita terima, ada satu (orang hilang)," katanya.

Saat ini tim melakukan penyisiran di dua titik untuk mencari korban hilang. Sat Brimob Polda Sumbar mengerahkan sekitar 300 personil untuk membantu proses pencarian.

"Ada dua titik yang melakukan penyisiran," jelasnya.

Sekretaris BPBD Sumbar, Ilham Wahab mengatakan, longsor yang memicu banjir bandang itu terjadi pada Senin (21/9/2026) sekira pukul 19.45 WIB.

Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Solok sejak sore mengakibatkan banyak aliran sungai meluap, khususnya di sekitar Jorong Kayu Aro, Kecamatan Gunung Talang, Solok.

"Intensitas hujan cukup tinggi ini, Mengakibatkan Longsor pada Bukit dibelakang Kantor Bupati disekitaran Kantor Bupati yang membawa Material Pasir bercampur Batu, Lumpur dan Air sehingga menerjang sekitaran Area Kantor Bupati Solok dan sekitarnya," jelas Ilham.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Kabupaten Solok Sumbar Dilumpuhkan Banjir Bandang"
[Gambas:Video 20detik] (mjy/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads