Manis di Awal, Kenapa Permen Karet Terasa Hambar Setelah Lama Dikunyah?

Manis di Awal, Kenapa Permen Karet Terasa Hambar Setelah Lama Dikunyah?

Yuni - detikSumut
Minggu, 20 Sep 2026 19:01 WIB
permen karet jadul populer di era 1990an
Foto: site news
Medan -

Permen karet biasanya terasa manis dan memiliki aroma yang kuat saat pertama kali dikunyah. Namun setelah beberapa menit, rasa tersebut perlahan berkurang hingga akhirnya terasa hambar.

Perubahan rasa ini ternyata bukan tanpa alasan. Saat dikunyah, berbagai bahan yang memberikan rasa manis dan aroma pada permen karet perlahan bercampur dengan air liur dan keluar dari permen.

Lantas, mengapa rasa permen karet bisa hilang meskipun permen tersebut masih berada di dalam mulut? Permen karet terbuat dari bahan sintetis bernama gum base yang ditambahkan berbagai bahan pemanis, seperti gula, sirup jagung, atau pemanis buatan, serta bahan perisa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat pertama kali dikunyah, bahan-bahan tersebut mulai bercampur dengan air liur dan menghasilkan rasa manis serta aroma yang khas. Ketika permen karet terus dikunyah, bahan pemberi rasa secara perlahan dilepaskan dari dalam permen.

ADVERTISEMENT

Pemanis dan perisa yang mudah larut akan bercampur dengan air liur, sehingga jumlah bahan tersebut di dalam permen semakin berkurang. Akibatnya, rasa manis yang awalnya kuat mulai terasa lebih ringan.

Penelitian yang dilakukan oleh J.-X. Guinard, dkk, dalam jurnal Physiology & Behavior membahas hubungan antara aliran air liur dan keluarnya rasa dari permen karet. Penelitian ini melibatkan 13 orang yang mengunyah permen karet rasa ceri dengan kadar asam sitrat yang berbeda. Hasilnya menunjukkan bahwa aliran air liur dapat mempengaruhi kecepatan keluarnya rasa dari permen karet.

Seiring proses mengunyah, bahan pemberi rasa yang sebelumnya memberikan sensasi manis dan aroma khas pun semakin banyak keluar dari permen. Sementara itu, gum base yang tidak mudah larut tetap berada di dalam mulut. Inilah sebabnya permen karet yang awalnya terasa kuat akhirnya lebih banyak menyisakan tekstur kenyal dengan rasa yang semakin hambar.

Dengan demikian, rasa permen karet yang lama-kelamaan menjadi hambar terjadi karena bahan pemanis dan perisa semakin berkurang selama dikunyah. Jadi, bukan berarti rasa tersebut menghilang tanpa alasan, melainkan bahan pemberi rasa memang perlahan dilepaskan dari permen karet.

Meski rasanya semakin hilang, tekstur kenyalnya tetap membuat permen karet menarik untuk dikunyah. Jadi, kalau suatu saat rasa permen karet terasa hambar setelah beberapa menit, hal itu merupakan bagian dari proses normal ketika bahan pemberi rasa sudah semakin banyak bercampur dengan air liur.

Artikel ditulis Yuni, mahasiswi PKL di detikcom

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Worth to know: Permen karet boleh ditelan atau engga sih? "
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads