Fabio Quartararo Tak Sabar Balapan dengan Motor Honda

Fabio Quartararo Tak Sabar Balapan dengan Motor Honda

Luthfi Anshori - detikSumut
Jumat, 18 Sep 2026 08:29 WIB
HOHENSTEIN-ERNSTTHAL, GERMANY - JULY 09: Fabio Quartararo of France riding a Monster Energy Yamaha talking to journalists at Sachsenring Circuit on July 09, 2026 in Hohenstein-Ernstthal, Germany. (Photo by Gold & Goose Photography/Getty Images)
Foto: Getty Images/Gold & Goose Photography
Jakarta -

Fabio Quartararo sudah tak sabar menantikan momen perpisahannya dengan Yamaha dan debut bersama Honda. Quartararo bahkan mengaku setiap malam memikirkan seperti apa rasanya menjalani tes pertamanya dengan Honda. Dia pun haus akan kemenangan di MotoGP seperti seekor anjing yang lapar.

Rider asal Prancis itu masih memiliki waktu sekitar tiga bulan bersama Yamaha. Dia pun memilih menjaga hubungan baik sampai akhir masa kerja sama mereka, kendati hubungan keduanya memanas di media akhir-akhir ini.

"Masih ada tiga bulan bersama dan ini bukan saatnya untuk bertengkar," ujar Quartararo dikutip detikOto dari Motorsport.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usai meninggalkan Yamaha, Quartararo bakal memulai tantangan baru bersama Honda. Perubahan itu menjadi sesuatu yang besar karena sepanjang kariernya di MotoGP, dia selalu memperkuat Yamaha.

ADVERTISEMENT

"Sejujurnya, setiap malam, saat aku pergi tidur, aku memikirkan bagaimana jalannya tes perdana dengan Honda. Tapi bukan hanya soal tes di Valencia itu. Pasti akan terasa agak aneh, karena aku menghabiskan seluruh karierku di Yamaha dan ini adalah perubahan sangat besar. Bukan rasa pusing, tapi keinginan, kegugupan. Namun, jika aku sudah memutuskan untuk pergi ke sana (Honda), itu berarti aku akan memberikan segalanya," jelas pebalap berjuluk El Diablo.

Quartararo juga menegaskan bahwa semangatnya untuk kembali memperebutkan kemenangan belum hilang. Kemenangan terakhirnya terjadi di MotoGP Inggris 2021, tapi penantian panjang tersebut tak membuat ambisinya luntur.

"Karena saya merasakannya di sini (sambil menyentuh hatinya). Ini seperti anjing yang tidak makan selama tiga hari. Dan saat ada makanan di depannya, kamu akan lihat bagaimana ia akan langsung menerjangnya. Saat ini saya seperti anjing itu," ujarnya.

"Saya tahu bahwa ketika saya memiliki peluang nyata untuk menang atau berjuang di barisan depan, saya akan melakukannya. Hal itu terlihat di Silverstone pada tahun lalu. Kondisi yang memungkinkan untuk berjuang meraih kemenangan telah tercipta, dan saya ada di sana. Semangat juang saya masih utuh," tukasnya.



(dhm/dhm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads