Kabut Asap Makin Berbahaya, Pemkot Padang Liburkan Kembali Sekolah

Sumatera Barat

Kabut Asap Makin Berbahaya, Pemkot Padang Liburkan Kembali Sekolah

Jeka Kampai - detikSumut
Rabu, 16 Sep 2026 11:51 WIB
Salah satu kondisi kabut asap Padang di Pelabuhan Teluk Bayur yang makin pekat. (jeka Kampai/detikSumut)
Foto: Salah satu kondisi kabut asap Padang di Pelabuhan Teluk Bayur yang makin pekat. (jeka Kampai/detikSumut)
Medan -

Pemerintah Kota Padang Sumatera Barat kembali meliburkan aktivitas sekolah dari tingkat PAUD hingga SMP hari, karena kualitas udara yang makin membahayakan akibat kabut asap.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova menyebutkan, sesuai dengan laporan dinas lingkungan hidup dan perhitungan IQAir, perusahaan teknologi yang berfokus pada pemantauan kualitas udara global, kualitas udara Padang pada posisi 16 September 2026 pukul 05.00 WIB adalah 904 atau berbahaya.

"Kualitas udara Padang hari ini 904 atau berbahaya. Karena itu, hari ini satuan pendidikan PAUD hingga SMP diliburkan," jelas Yopi dalam keterangan kepada wartawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Info Mendadak

Orang tua murid menyambut baik kebijakan meliburkan sekolah tersebut, namun mereka meminta agar informasi tidak disampaikan secara mendadak.

"Memang sudah seharusnya libur, karena kondisi sudah sangat membahayakan kami lihat. Tapi jangan mendadak begini. Kami sudah mengantar anak ke sekolah, ternyata sudah di sekolah disampaikan bahwa anak belajar di rumah saja," kata Yuni, salah seorang wali murid kepada detikSumut.

ADVERTISEMENT

"Kalau dari awal tahu tidak sekolah, kan kami tidak dikejar waktu dan tidak ikut terpapar kabut asap pula," tambahnya.

Kabut asap yang menyelimuti Kota Padang dan sebagian besar wilayah Sumatera Barat disebabkan kiriman dari daerah tetangga, seperti Riau, Jambi dan Bengkulu.



(nkm/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads