Pemerintah Kota (Pemkot) Medan memproyeksikan belanja daerah pada APBD tahun anggaran 2027 mencapai Rp 7,16 triliun lebih. Jumlah tersebut naik sekitar Rp 400 miliar dari APBD 2026 yang berjumlah Rp 6,7 triliun.
"Proyeksi belanja daerah pada APBD TA 2027 mencapai Rp 7,16 triliun lebih. Anggaran ini dialokasikan untuk mengoptimalkan 17 program prioritas pembangunan daerah," kata Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Gedung DPRD Medan, Senin (14/9/2026)
"Alokasi anggaran akan diarahkan secara proporsional untuk memperkuat berbagai sektor, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, percepatan pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan UMKM dan pengelolaan lingkungan," lanjut dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam penyampaian Nota Keuangan R-APBD 2027 tersebut, Rico Waas juga menjabarkan struktur pendapatan daerah Kota Medan pada tahun 2027 yang diproyeksikan sebesar Rp 6,98 triliun lebih.
"Pendapatan ini bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah," ungkapnya.
Sementara itu, untuk menutup defisit antara belanja dan pendapatan daerah, pembiayaan penerimaan daerah diproyeksikan berada di angka Rp 175 miliar.
"Dana pembiayaan ini dialokasikan untuk mendukung program-program strategis yang belum terpenuhi dari penerimaan pendapatan daerah," katanya.
Rico berharap, setiap alokasi anggaran yang direncanakan harus berjalan secara efektif, efisien, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
"Sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi pijakan utama untuk mewujudkan kesejahteraan warga Medan," pungkasnya.
