Pengungsi Erupsi Gunung Sinabung Dapat MBG

Pengungsi Erupsi Gunung Sinabung Dapat MBG

Nizar Aldi - detikSumut
Sabtu, 05 Sep 2026 12:00 WIB
Dapur SPPG menyiapkan MBG untuk korban pengungsi erupsi Gunung Sinabung (Dok. KPPG Medan)
Foto: Dapur SPPG menyiapkan MBG untuk korban pengungsi erupsi Gunung Sinabung (Dok. KPPG Medan)
Karo -

Ratusan warga Desa Kuta Tengah di Kabupaten Karo mengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung. Para pengungsi dan personel yang bertugas diberikan makanan bergizi gratis (MBG) oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melalui SPPG yang ada di sekitar lokasi.

"Dalam situasi kedaruratan akibat erupsi Gunung Sinabung, KPPG Medan mengoordinasikan SPPG di sekitar wilayah terdampak untuk menyesuaikan pelayanan MBG dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan. Hal ini kami lakukan sesuai dengan Surat Edaran Kepala BGN Nomor 15 Tahun 2026 tentang Pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam Situasi Kedaruratan Akibat Bencana, termasuk melalui penyesuaian dan pengalihan penerima manfaat kepada masyarakat di lokasi pengungsian," kata Kepala KPPG Medan Donal Simanjuntak Donal dalam keterangannya, Sabtu (5/9/2026).

KPPG Medan mengkoordinasikan SPPG Karo Simpang Empat Ndokum Siroga melakukan pengalihan penerima manfaat dengan menyalurkan makanan kepada masyarakat dan personel di posko pengungsian, sementara distribusi MBG kepada penerima manfaat di sekolah tetap berjalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan keterangan Kepala SPPG Karo Simpang Empat Ndokum Siroga, Claudio Alvarez Ginting, distribusi MBG kepada penerima manfaat di sekolah tetap berjalan dengan jumlah 2.208 penerima manfaat. Sementara itu, penyaluran makanan kepada masyarakat dan personel di posko pengungsian dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan.

ADVERTISEMENT

MBG mulai disalurkan pada Selasa (1/9) malam. MBG yang disalurkan disebut berjumlah 800 dengan pembagian 650 untuk pengungsi dan 150 untuk personel.

Selain makanan bergizi, turut dilakukan penyaluran susu bagi masyarakat di posko pengungsian sebagai bagian dari dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan gizi.

Sebelumnya diberitakan, erupsi Gunung Sinabung terjadi pada Senin (31/8) pukul 10.17 WIB. Ketinggian kolom abu disebut mencapai 3.500 meter di atas puncak Gunung Sinabung.

Warga diimbau tidak mendekat ke radius 3 kilometer. Hujan abu disebut terdampak ke permukiman warga.

Ratusan warga Desa Kuta Tengah kemudian dievakuasi akibat erupsi Gunung Sinabung. Mereka dievakuasi pada Selasa (1/9) ke Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran.



(astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads