Benarkah Air Lemon Bisa Membakar Lemak Perut? Ini Faktanya

Benarkah Air Lemon Bisa Membakar Lemak Perut? Ini Faktanya

Sarah Oktaviani Alam - detikSumut
Jumat, 04 Sep 2026 08:00 WIB
Manfaat Air Lemon untuk Kesehatan
Foto: Julia Zolotova/Unsplash
Jakarta -

Meminum air hangat yang dicampur perasan lemon pada pagi hari menjadi kebiasaan yang dilakukan sebagian orang. Minuman tersebut dianggap sebagai salah satu cara sederhana untuk memulai pola hidup yang lebih sehat.

Namun, air lemon belakangan juga dikaitkan dengan manfaat lain yang lebih spesifik, yakni disebut-sebut mampu membantu menghilangkan lemak di bagian perut.

Klaim tersebut terdengar menarik, terutama bagi orang yang sedang menjalani program penurunan berat badan. Pasalnya, lemak di area perut sering kali menjadi salah satu bagian tubuh yang cukup sulit dikurangi. Lalu, apakah rutin minum air lemon benar-benar bisa membantu mengatasi lemak perut?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir detikHealth, Ahli Endokrinologi dan Diabetologi dari Aster Whitefield Hospitals, India, Dr Narendra BS, mengatakan anggapan tersebut tidak tepat. Menurutnya, air lemon tidak mempunyai kemampuan khusus untuk membakar lemak secara langsung.

"Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung gagasan bahwa air lemon membantu membakar lemak perut atau memetabolisme timbunan lemak di area perut secara spesifik. Air lemon sama sekali tidak memiliki sifat pembakar lemak," tegas Dr Narendra, dikutip dari Times of India.

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan bahwa tubuh manusia tidak dapat menentukan bagian tertentu yang akan dibakar lemaknya hanya karena mengonsumsi makanan atau minuman tertentu. Proses pengurangan lemak di perut tetap berkaitan dengan berkurangnya lemak tubuh secara keseluruhan.

Karena itu, upaya mengurangi lemak tubuh perlu dilakukan melalui kombinasi pola makan yang tepat, aktivitas fisik, serta kebiasaan hidup sehat lainnya.

Kenapa Berat Badan Bisa Turun Setelah Minum Air Lemon?

Lantas, mengapa ada orang yang merasa mengalami penurunan berat badan setelah rutin mengonsumsi air lemon?

Menurut Dr Narendra, efek tersebut lebih mungkin berasal dari perubahan kebiasaan makan dan minum, bukan karena lemon memiliki kemampuan khusus dalam membakar lemak.

Sebagai contoh, seseorang yang biasanya mengonsumsi kopi dengan gula, jus kemasan, atau minuman lain yang tinggi kalori kemudian menggantinya dengan air lemon tanpa tambahan gula. Perubahan tersebut dapat membuat jumlah kalori yang masuk ke tubuh menjadi lebih rendah.

"Keuntungan ini sebagian besar didapat dari kandungan air dan defisit kalori yang terjadi, bukan karena zat di dalam lemonnya," jelasnya.

Lemon Sumber Vitamin C, Bukan Minuman Detoks

Meskipun tidak terbukti mampu membakar lemak, lemon tetap memiliki manfaat karena mengandung vitamin C. Namun, konsumsi air lemon tidak seharusnya dianggap sebagai pengganti sumber nutrisi dari buah dan sayuran secara keseluruhan.

Vitamin C yang diperoleh dari segelas air lemon tidak dapat menggantikan beragam vitamin, mineral, serat, dan nutrisi lain yang tersedia dalam buah serta sayuran utuh.

Dr Narendra juga membantah anggapan bahwa air lemon dapat membantu proses detoksifikasi dengan cara mengeluarkan racun dari tubuh. Menurutnya, klaim mengenai kemampuan air lemon untuk 'membilas racun' tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat.

Ada pula anggapan bahwa air lemon harus dibuat menggunakan air hangat dan dikonsumsi segera setelah bangun tidur agar manfaatnya lebih maksimal. Menurut Dr Narendra, anggapan tersebut juga tidak memiliki dasar khusus.

"Air lemon bisa dikonsumsi dingin maupun hangat, kapan saja, baik pagi maupun malam hari," ungkapnya.

Pada dasarnya, air lemon cukup aman untuk dikonsumsi. Namun, konsumsi terlalu sering juga perlu diperhatikan karena sifat asam dari lemon dapat berisiko mengikis enamel gigi.

Selain itu, pada sebagian orang, kandungan asam tersebut dapat memicu heartburn atau memperburuk keluhan akibat naiknya asam lambung.

Dengan demikian, air lemon tetap dapat menjadi pilihan minuman rendah kalori yang menyegarkan, termasuk jika dikonsumsi pada pagi hari. Namun, minuman ini tidak dapat dijadikan cara utama untuk membakar lemak perut.

Penurunan berat badan tetap membutuhkan konsistensi dalam menjaga asupan makanan, rutin melakukan aktivitas fisik, mencukupi kebutuhan tidur, serta mengelola stres dengan baik.



(nkm/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads