6 Bulan Perang AS-Iran, Senator Sebut Operasi Trump Gagal Total

Internasional

6 Bulan Perang AS-Iran, Senator Sebut Operasi Trump Gagal Total

Novi Christiastuti - detikSumut
Selasa, 01 Sep 2026 18:31 WIB
U.S. President Donald Trump reacts during an event to sign executive orders related to birthright citizenship and the polysilicon industry, in the Oval Office at the White House in Washington, D.C., U.S., August 6, 2026. REUTERS/Evelyn Hockstein     TPX IMAGES OF THE DAY
Presiden AS Donald Trump (Foto: REUTERS/Evelyn Hockstein)
Jakarta -

Sejumlah anggota parlemen Amerika Serikat (AS) menilai operasi militer yang dilancarkan Presiden AS Donald Trump terhadap Iran selama enam bulan terakhir sebagai "kegagalan total". Mereka pun mendesak agar perang antara Washington dan Teheran segera dihentikan.

Desakan tersebut mengemuka setelah AS kembali melancarkan serangan terhadap Iran beberapa hari lalu. Sejumlah kalangan politik di Washington mengakui bahwa perang tersebut belum berhasil mencapai tujuan-tujuan yang sebelumnya ditetapkan.

Senator Virginia dari Partai Demokrat, Mark Warner, seperti dilansir Press TV, Selasa (1/9/2026), menyatakan perang yang dimulai Gedung Putih pada akhir Februari lalu justru melemahkan posisi AS, bukan membuatnya semakin kuat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah enam bulan berlalu sejak dimulainya perang pilihan Trump. Apa hasilnya?" tanya Warner, yang juga menjabat Wakil Ketua Komite Intelijen Senat AS, dalam pernyataan via media sosial X seperti dilansir detikNews.

ADVERTISEMENT

Warner kemudian merinci sejumlah dampak yang ditimbulkan perang tersebut. Menurut dia, terjadi peningkatan aksi saling serang antara AS dan Iran, kenaikan harga minyak, tekanan berlebihan terhadap personel dan persediaan amunisi Amerika, pemerintahan Teheran yang semakin ekstrem, serta Iran yang masih memiliki uranium yang diperkaya, rudal, dan drone.

"Perang yang dikobarkan presiden ini telah menjadi kegagalan total, namun belum terlihat tanda-tanda akan berakhir," tegas Warner dalam kritikannya untuk Trump.

Kecaman serupa juga dilontarkan Senator Maryland dari Partai Demokrat, Chris Van Hollen. Dalam sorotannya terhadap perang yang telah berlangsung selama enam bulan, Van Hollen menyinggung tewasnya 18 personel militer AS, ratusan orang yang mengalami luka-luka, serta ribuan warga sipil yang meninggal dunia.

Selain itu, dia juga menyoroti kenaikan tajam harga berbagai kebutuhan di AS yang disebut turut terdampak oleh perang tersebut.

"Perang ini harus diakhiri, SEKARANG JUGA," tegas Van Hollen dalam pernyataan via media sosial X.



(afb/afb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads