Pendaki Asal Indonesia Ditemukan Tewas di Jalur Pendakian Gunung Fuji

Internasional

Pendaki Asal Indonesia Ditemukan Tewas di Jalur Pendakian Gunung Fuji

Novi Christiastuti - detikSumut
Selasa, 01 Sep 2026 13:40 WIB
Ilustrasi Gunung Fuji di Jepang dan Pohon Sakura
Ilustrasi Gunung Fuji di Jepang (Foto: Getty Images/iStockphoto/Goryu)
Jakarta -

Seorang pendaki asal Indonesia ditemukan dalam kondisi tergeletak tengkurap di jalur pendakian Gunung Fuji, gunung tertinggi di Jepang. Warga negara Indonesia (WNI) berjenis kelamin laki-laki tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Peristiwa ini, seperti dilansir detikNews dari NHK, Selasa (1/9/2026), terjadi pada Sabtu (29/8) sore waktu setempat. Pria WNI tersebut diketahui mengikuti sebuah tur pendakian Gunung Fuji yang dipandu oleh seorang pemandu.

Kepolisian Jepang menyampaikan bahwa pria tersebut memulai pendakian dari Pos 5 Fuji-Yoshida pada Sabtu (29/8) sekitar pukul 11.00 waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah rombongan beristirahat untuk makan siang, pria WNI itu tidak terlihat di lokasi pertemuan yang sebelumnya telah ditentukan. Keberadaannya pun sempat tidak diketahui.

Meski demikian, rombongan tur pendakian tetap melanjutkan perjalanan tanpa pria WNI tersebut.

ADVERTISEMENT

Pada hari yang sama, sekitar pukul 17.00 waktu setempat, sejumlah pendaki lain menemukan pria WNI itu dalam kondisi tidak sadarkan diri. Dia ditemukan dalam posisi telungkup di sekitar Pos 7 jalur pendakian Gunung Fuji.

Para pendaki yang menemukan korban kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.

Pria WNI itu selanjutnya dievakuasi dan dibawa turun menuju Pos 5. Setelah itu, dia dilarikan ke sebuah rumah sakit di Kota Fujikawaguchiko. Namun, pihak rumah sakit menyatakan pria tersebut telah meninggal dunia.

Kepolisian setempat menduga kematian pria WNI tersebut berkaitan dengan gangguan kesehatan pada jantung. NHK tidak mengungkapkan identitas korban.

Informasi mengenai insiden tersebut baru disampaikan kepada publik oleh Kantor Polisi Fuji-Yoshida di Prefektur Yamanashi pada Minggu (30/8) waktu setempat.



(afb/afb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads