900 Ha Lahan di Kerumutan Terbakar, Tim Gabungan Berjibaku Pemadaman

Riau

900 Ha Lahan di Kerumutan Terbakar, Tim Gabungan Berjibaku Pemadaman

Raja Adil Siregar - detikSumut
Rabu, 26 Agu 2026 14:19 WIB
Proses pemadaman karhutla di Kerumutan, Pelalawan, Riau.
Foto: Proses pemadaman karhutla di Kerumutan, Pelalawan, Riau. (dok. Istimewa)
Pekanbaru -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Kerumutan, Pelalawan, Riau, masih terus dilakukan. Bahkan, ratusan personel gabungan langsung diturunkan melakukan pemadaman lahan seluas 900-an hektare.

Kepala BPBD Riau, Edy Afrizal mengungkap kebakaran lahan di Kecamatan Kerumutan adalah lahan gambut. Lahan itu merupakan semak belukar.

"Kondisi lahan gambut dan semak belukar," kata Edy, Rabu (26/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karhutla di wilayah Kerumutan terjadi sejak hampir 1 bulan terakhir. Luasnya mencapai hampir 1.000 hektare.

"Luas lahan terbakar 968 hektare lebih di Kerumutan. Sudah terbakar sejak 25-26 haru terakhir," kata Edy.

ADVERTISEMENT

Saat ini, tim gabungan masih berjibaku di lokasi melakukan pemadaman. Dari luas lahan itu, total 600-an hektare api berhasil dipadamkan.

"Itu data dari BPBD Pelalawan, total luas terbakar di Kerumutan 969 Ha. Tapi titik yang sudah berhasil dipadamkan kurang lebih 600 Ha," kata Edy.

Edy mengungkap proses pemadaman api dilakukan tim gabungan dari berbagai TNI, Polro, BPBD, Manggala Agni hingga Dinas Kehutanan dan Satpol PP. Selain itu ada juga personel bantuan dari perusahaan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

"Bantuan dari perusahaan cukup banyak, kita berkolaborasi di lapangan. Ya, salah satunya personel regu pemadaman dari PT RAPP, ada personel dan peralatan. Semua kita sama-sama berjibaku," kata Edy.

Selain di wilayah Pelalawan, karhutla juga terjadi di 12 kabupaten dan kota di Riau dengan total sepanjang Januari-Agustus mencapai 16.000 hektare lebih. Wilayah Kerumutan menjadi salah satu titik sulit dipadamkan karena aksesnya sangat sulit.

Selain tim darat, proses pemadaman turut dilakukan oleh Satgas Udara. Ada beberapa unit helikopter water bombing bantuan dari BNPB dan Kemenhut diturunkan melakukan pemadaman.



(ras/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads